Polsek Telukbetung Utara Ciduk DPO Curanmor

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Berakhir sudah pelarian Bobi Hardianto alias Pendok (40) warga Jalan Raya Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran dan harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Telukbetung Utara.

Bobi merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Telukbetung Utara dengan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi pada 2016 lalu. Tersangka dibekuk di kediamannya, pada Kamis (28/6), sekitar pukul 01.00 wib.

Kapolsek Telukbetung Utara Kompol Suharto mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan dari korban Yonathan Hendra Pribadi (40) warga Jalam Wr. Supratman, Kelurahan Gunung Mas, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, pada 29 Agustus 2016.

“Penangkapan pelaku ini berdasarkan laporan dari korban yang mengaku kehilangan satu unit motor di wilayah hukum Polsek Telukbetung Utara,” ujarnya, Sabtu, (30/6).

Baca Juga:   Beri Bantuan Rp5 Juta, Wali Kota Lantas Imbau Masyarakat Terdampak Ombak ke Rusunawa

Suharto menjelaskan, penangkapan tersangka bermula pada Kamis (28/6) sekitar pukul 01.00 wib. Anggota opsenal mendapat informasi dari warga bahwa tersangka sedang berada di kediamannya.

“Mendapat informasi tersebut petugas langsung melakukan penyidikan terkait, setelah di periksa ternyata benar Bobi berada di kediamannya, “ungkapnya.

Saat ditangkap dan dibawa untuk melakukan pengembangan, lanjut Suharto, tersangka berusaha melawan dan berusha melarikan diri sehingga petugas harus memberikan tindakan tegas terukur.

“Setelah tembakan peringatan tidak diindahkan, petugas pun memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sebelah kiri pelaku dan membawanya ke RSUDAM untuk diberi pertolongan,” jelasnya.

Dia menambahkan, tersangka beraksi pada tahun 2016 lalu menggasak sepeda motor korban Yonathan tidak hanya sendri, melaikan bersama rekannya Adriansyah yang kasusnya sendri telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca Juga:   Mantan Kepala BPPRD Lamteng Didakwa Gelapkan Pajak PT GGP

“Sekarang pelaku telah ditahan di Mapolsek TbU guna pemeriksaan lebih lanjut dan memeriksa kemungkinan aksi pelaku yang dilakukan di tempat-tenpat lain, ” tandasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan