Lamtim  

Polsek Way Jepara Amankan 3 Tersangka Pengeroyokan, Lainnya Masih Buron


RADARLAMPUNG.CO.ID – Satu persatu, pelaku pengroyokan yang menewaskan warga Kecamatan Lampung Timur diamankan, Polsek Way Jepara.

Setelah sebelumnya, IN (18) dan RM (16) tersangka pelaku pengroyokan menyerahkan diri ke Polsek Way Jepara. Kini, 1 lagi tersangka pengroyokan juga menyerahkan diri ke Polsek Way Jepara.





Tersangka adalah, GT (17) warga Kecamatan Way Jepara. Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kapolsek Way Jepara AKP Jalaludin menjelaskan, GT menyerahkan ke Polsek Way Jepara dengan diantar pamong desa dan keluarganya, Minggu (8/5).

Kepada petugas, GT mengakui ikut memukul korban. “GT kami amankan di Polsek guna pengembangan penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Dilanjutkan, sebenarnya sudah ada 6 terduga pelaku yang menyerahkan diri. Namun, dari hasil pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi, ada 3 yang ditetapkan sebagai tersangka. Yakti, IN, RM dan GT. Sementara, lainnya masih sebagai saksi.

Baca Juga:   Adanya Wabah PMK, Pemkab Lamtim Imbau Peternak Waspada

“Saat ini ini jajaran Polsek Way Jepara bersama Polres Lamtim masih berusaha memburu pelaku lainnya. Itu tersmasuk pelaku yang menusuk korban yang masih buron,”terang AKP Jalaludin.

Diketahui, kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Timur, Kamis (5/5) pukul 21.30 Wib.

Kali ini, peristiwa terjadi di Dusun II Desa Sumur Bandung Kecamatan Way Jepara. Petisriwa itu mengakibatkan 1 korban tewas, yaitu RS (23) warga Desa Rajabasa Lama Kecamatan Labuhan Ratu. Sementara, rekannya DM (19) juga warga Desa Rajabasa Lama mengalami luka-luka.

Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Ferdiansyah menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika RS dan DM berniat pulang setelah berkunjung  ke rumah rekannya EH di Desa Sumber Marga Kecamatan Way Jepara.

Baca Juga:   CJH Lamtim Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Saat melintas di Depan SMPN 3 Way Jepara Mereka melihat ada sekelompok pemuda sedang berkumpul. Merekapun melintasi sekelompok pemuda itu dan tidak terjadi sesuatu yang mencurigakan.

Namun, ketika akan melintasi perempatan, mereka dikejar oleh sekelompok pemuda tersebut. Karena takut, RS dan DM yang mengendarai sepeda motor masuk ke halaman rumah warga.

Namun, sekelompok pemuda yang mengejar ikut masuk ke halaman rumah warga dan langsung mengeroyok RS dan DM. Kemudian, satu dari kelompok pemuda itu menusuk RS menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka di bagian ketiak kanan dan telapak tangan kiri. Sementara, DM mengalami luka memar di sekujur tubuhnya. Setelah melakukan pengroyokan para pelaku langsung kabur.

Baca Juga:   Pencanangan Imunisasi, Pemkab Lamtim Sasar 194.178 Anak

Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong DM langsung berdatangan. Kemudian, warga membawa RS dan DM ke Rumah Sakit Permata Hati Way Jepara.

Namun, akibat luka-lukanya setelah dilakukan penanganan medis nyawa RS tidak dapat diselamatkan lagi.

Atas kejadian itu, petugas Polres Lamtim dan Polsek Way Jepara langsung meluncur ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kejadian itu masih dalam penyelidikan. Kami juga masih berusaha memburu para pelakunya. Doakan kami, semoga cepat menangkap pelaku dan mengungkap motifnya,” jelas AKP Ferdiansyah, Jumat (6/5). (wid/ang)