Ponpes dan Madrasah Terpadu Al Firdaus Potong Hewan Kurban 7 Ekor Sapi dan 17 Ekor Kambing

  • Bagikan
Pimpinan Ponpes dan Madrasah Terpadu Al-Firdaus, Amiruddin Muslih,M.Pd.I tampak ikut melakukan prosesi penyembelihan hewan kurban.

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pondok Pesantren dan Madrasah Terpadu Al Firdaus, menyembelih 7 ekor sapi dan 17 ekor kambing.

Pimpinan Ponpes dan Madrasah Terpadu Al Firdaus, Amiruddin Muslih,M.Pd.I bersyukur meski di masa Pandemi Covid-19 lebih banyak jumlah kurban. Kegiatan ini, sudah 4 tahun berturut turut.


“Kalau tahun sebelumnya cuma 1 ekor Sapi. Alhamdulillah Tahun ini berjumlah 24 ekor dengan rincian 7 ekor sapi dan 17 ekor kambing,”ucapnya.

Pemotongan hewan kurban ini, dilakukan mengikuti protokol kesehatan (prokes) dengan memotong selama dua hari. Dimana, hari pertama Senin (20/7) sebanyak 4 ekor sapi dan 15 ekor kambing, Hari Kedua Kamis (22/7) dilakukan 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

“Baik hari pertama maupun kedua penyembelihan, hewan kurban dari lembaga Dakwah dan Da’i Profesional Bandarlampung dan dirinya sendiri,” jelasnya.

Baca Juga:   Harga Pakan Melambung, Peternak Ayam Nglurug ke Pemprov Lampung
Pendistribusian Hewan Kurban untuk Kelompok Tuna Netra

Menurutnya, hewan Kurban tersebut, berasal dari keluarga Okta Kurniawan (Direktur keuangan PTPN VII), Keluarga zainal Arifin, keluarga Muhammad Fauzi Filawan, keluarga ustad Abdul Hakim, dr. Endang rosanti, dr. Sukarni, Joko Tri Margono, Rizal Syah Nyaman (Kasi Pidum Kejaksaan Riau) dan lainnya.

“Daging kurban ini, untuk mendistribusikan ke lingkungan sekitar Pondok dan Perumus BKP, Kelompok tunanetra (komunitas tunanetra pengajian abdullah bin umi maktum) serta orang tua santri Al Firdaus. Distribusinya di hantarkan langsung ke pemilik kupon, tidak datang kepondok ambil daging,” katanya.

Ia pun terus menghimbau kepada umat muslim terutama kepada santrinya  yang memiliki kelebihan rizki untuk berkurban.

“Ini sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan, bagian dari kepedulian sosial terutama di masa pandemi Covid-19, pembelajaran bermakna buat santri akan pentingnya berkurban, Juga memiliki makna mendekatkan diri kepada Allah,”tutupnya. (gie/yud)




  • Bagikan