PPPK Lambar Rekrutmen 2021 Terancam Tidak Terima Gaji Penuh

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terancam tidak mampu membayar penuh gaji dan tunjangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) hasil rekrutmen 2021.

Ini terjadi jika nantinya formasi 1.090 yang terdiri dari 901 orang guru dan 189 tenaga kesehatan terisi penuh. Di mana, Pemkab Lambar butuh anggaran Rp40 miliar lebih untuk membayar gaji dan tunjangan selama 12 bulan.


Di sisi lain, pendapatan daerah pada tahun 2021 mendatang mengalami penurunan yang bisa membuat pemkab mengambil kebijakan untuk menghentikan pembayaran gaji dan tunjangan PPPK.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Lambar Okmal mengungkapkan, pemkab akan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah untuk pembayaran gaji dan tunjangan.

Baca Juga:   Bandarlampung Tutup Semua Tempat Wisata Pada Natal dan Tahun Baru

“Kami akan melihat kondisi keuangan. Kalau misalnya ternyata Pemkab Lambar hanya mampu membayar selama enam bulan, maka itu akan dilakukan. Sebab jika semua formasi pada penerimaan PPPK, maka butuh Rp40 miliar lebih untuk membayar gaji dan tunjangan mereka,” kata Okmal.

Namun berbeda jika tidak semua formasi terisi atau nantinya yang berhasil lulus dan diangkat sebagai PPPK hanya sedikit. Ada kemungkinan mereka tetap menerima gaji dan tunjangan selama 12 bulan penuh.

“Artinya, kami belum bisa memastikan. Apakah gaji dan tunjangan PPPK bisa dibayar penuh atau tidak. Kalau misalnya yang lolos dan diangkat sebagai PPPK hanya 200 orang, mungkin pemkab masih sanggup. Karena untuk pembayaran gaji dan tunjangan juga harus mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK),” urainya.

Baca Juga:   Penyaluran Pinjol di Lampung Capai Rp1,6 Miliar, Terbesar Kedua di Sumatera





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan