Pria Tanpa Identitas, Tewas Tertabrak

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kecelakaan nahas yang menewaskan seorang pejalan kaki, terjadi di sekitar jl. Hasyim Ashari, Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Kamis (13/5), sekitar pukul 20.00 wib.

Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terjepit di bawah mobil dan diduga sempat terseret sejauh 8 kilometer.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hal itu diketahui bermula dari adanya pengendara motor yang terlihat mengejar sebuah mobil jenis Toyota Vios warna putih, dengan nomor polisi B 1044 KTH.

Warga mengatakan, pengemudi mobil tersebut diminta berhenti lantaran baru saja menabrak seorang pejalan kaki. Mobil kemudian berhenti di dekat Rumah Makan Raja Murah, namun pengemudi mobil tersebut justru kabur.

Baca Juga:   Si Jago Merah Hanguskan Ruko dan Dua Unit Kendaraan

Saifullah (36) mengatakan, pengemudi mobil tersebut kabur melintasi gang kecil yang ada di sekitar lokasi kejadian. “Dia (pengemudi, red) diteriaki, disuruh berhenti katanya habis nabrak orang,” katanya.

Korban sendiri diketahui sempat tersangkut di kolong mobil tersebut dan terseret sekitar 8 kilometer. Warga yang berkumpul kemudian bersama-sama membalikan mobil untuk menyelamatkan korban.

Nahas, korban yang mengalami luka cukup parah diketahui tewas di tempat dengan kondisi yang tragis. Untuk saat ini, polisi juga masih mencari identitas korban yang diduga merupakan tuna wisma.

Kasat Lantas Polresta Bandarlampung, AKP Rafly Yusuf Nugraha melalui Kanit Laka Lantas, IPDA Jahtera mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait lokasi awal terjadinya kecelakaan.

Baca Juga:   Tok Dua Terdakwa Korupsi Sumur Bor Divonis Dua Tahun Penjara

“Kita masih dalam proses penyelidikan. Karena sampai saat ini pun kita belum bisa menemukan tkp (tempat kejadian perkara) dan kejadian pertama belum kita ketahui,” katanya, Jumat (14/5).

Dia mengatakan, anggotanya telah beberapa kali melakukan penelusuran di beberapa tempat yang diduga menjadi tkp kecelakaan tersebut. Informasi yang masih simpang siur, diakui menjadi salah satu kendala.

“Informasinya hanya masyarakat yang mengatakan kalau kejadian di sana. Tapi mereka tidak bisa menunjukan dimana kejadian pastinya. Ini yang menjadi kendala kita,” katanya.

Dia juga mengatakan telah menyebarkan perihal kecelakaan tersebut kepada masyarakat. Dia berharap, masyarakat yang mengetahui informasi tentang identitas korban dapat segera melaporkan hal tersebut ke kepolisian.

Baca Juga:   Fakta Baru Dari Penggerebekan Gudang Kosmetik Ilegal: 11 Ribu Botol Terlanjur Beredar

Di samping itu, Satlantas Polresta Bandarlampung juga masih memburu pengemudi mobil yang kabur. Diketahui, mobil yang digunakan pelaku merupakan milik sebuah perusahaan jasa angkutan di Jakarta.

“Untuk plat mobil sendiri asli, sudah kita telusuri. Itu milik perusahaan taksi di Jakarta, tapi kita belum bisa memastikan siapa yang punya. Kendaraan saat ini sudah kita amankan di unit laka,” tandasnya. (Ega/yud)



  • Bagikan