Pro Kontra, Soal Surat Edaran Kades Terkait Penanganan Jenazah Pasien Covid-19

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Langkah yang diambil Kepala Desa Gedongtataan, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran Ansori dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 menimbulkan pro dan kontra.

Di mana, Ansori mengedarkan surat pernyataan secara door to door kepada warga untuk ditandatangani. Isinya beberapa poin terkait penanganan Covid-19.


Pertama, jika ada warga meninggal karena positif Covid-19, untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum masing-masing dusun atau desa.

Kedua, jika ada warga yang meninggal karena Covid-19, memohon pihak yang berwajib untuk menyerahkan jenazah kepada keluarga tanpa dimasukkan ke peti.

Selanjutnya, warga yang meninggal karena Covid-19 akan dimakamkan secara syariat Islam. Mulai dari memandikan, mengkafani, menyolatkan, dan menguburkan. Bagi non muslim, dimakamkan dengan keyakinan masing-masing.

Baca Juga:   Empat Pekon di Wonosobo Terendam

Menurut Norman, salah seorang warga, dirinya didatangi ketua RT untuk menandatangani surat pernyataan tersebut.

“Karena sudah banyak warga yang tanda tangan, saya pun ikut menandatangani pernyataan itu,” kata Norman, Selasa (3/8).




  • Bagikan