Program BSPS dan PPM Di Tanggamus Mulai Digulirkan

  • Bagikan
Kepala Dinas PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi menyerahkan bantuan program pemugaran perumahan masyarakat (PPM) korban bencana alam dan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), Senin (25/3). FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID
Kepala Dinas PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi menyerahkan bantuan program pemugaran perumahan masyarakat (PPM) korban bencana alam dan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), Senin (25/3). FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Program bantuan pemugaran perumahan masyarakat (PPM) korban bencana alam dan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di Tanggamus mulai digulirkan.

Pemkab Tanggamus bersama Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu ( SNVT) Pemprov Lampung menyosialisasikan BSPS, sekaligus penyerahan buku rekening secara simbolis kepada penerima bantuan di Balai Pekon Wayjaha, Kecamatan Pugung, Senin (25/3).


Kegiatan itu dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan Jonsen Vanisa, Kepala Dinas PUPR Riswanda Djunaidi, Sekretaris Dinas PUPR Okta Rizal, Kabid Perumahan dan Pemukiman Dinas PUPR Ari Yudha, serta Kepala SNVT Provinsi Lampung Erwin Ferianto. Kemudian perwakilan BRI, perwakilan Kejari Tanggamus, Camat Pugung, perwakilan polsek, koramil, serta para kepala pekon.

Kepala Dinas PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi dalam sambutannya mengatakan, pada 2019, kabupaten ini mendapat alokasi BSPS sebanyak 350 kepala keluarga (KK) yang tersebar pada beberapa pekon di Pugung. Masing-masing mendapat bantuan Rp17,5 juta. ”Bantuan itu ditransfer dalam dua tahap,” kata Riswanda Djunaidi.

Untuk 11 korban bencana alam yang rumahnya hanyut akibat banjir bandang, mendapatkan bantuan melalui program pemugaran perumahan Masyarakat (PPM) yang dialokasikan dalam APBD 2019. Masing-masing mendapatkan bantuan material bangunan senilai Rp15 juta.

Riswanda menuturkan, dalam program PPM, Pemkab Tanggamus mengalokasikan dana untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR dan korban bencana alam sebanyak 140 rumah. ”Rinciannya, 100 rumah bagi MBR dan 40 rumah untuk korban bencana alam,” urainya.

Sementara Asisten I Tanggamus Jonsen Vanisa mewakili Bupati Dewi Handajani saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, besar harapan program BSPS dari pemerintah pusat ini dapat meringankan beban masyarakat dalam peningkatan kualitas rumah .

Dengan begitu, jumlah rumah tidak layak huni di Tanggamus terus berkurang secara bertahap. ”Diharapkan masyarakat dapat kooperatif bekerjasama membantu melancarkan proses pelaksanaan kegiatan ini, agar program berhasil dengan baik,” kata Jonsen. (ehl/ais)

 




  • Bagikan