Program KJ4 Dinilai Lebih Bagus Dibanding Pemberian Sembako dan Uang

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dukungan untuk Paslon nomor urut 4 yakni Mustafa dan Ahmad Jajuli terus mengalir. Diantaranya dari keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Ketua PSHT Tulangbawang, Haji Supeno menuturkan, program Kartu Jaminan 4 atau KJ4 yang dipaparkan oleh Cawagub Ahmad Jajuli lebih menjamin untuk kebaikan Masyarakat Lampung selama 5 tahun ke depan.

“Insya Allah KJ4 menguatkan kami, kami akan tetap memperjuangkan Kang Mas Mustafa dan Kang Mas Ahmad Jajuli selaku keluarga besar PSHT. Kamipun meyakini KJ4 adalah program kesejahteraan yang bakal menjamin selama 5 tahun, dan lebih bernilai dibanding sarung, sembako bahkan uang yang akan habis paling banter 4 hari,” paparnya pada acara PSHT Provinsi Lampung di Bandarlampung, Jumat (1/6).

Baca Juga:   Waduh, Beras Bantuan PPKM Darurat Berkutu

Dalam pertemuan itu, cawagub Lampung nomor urut 4 Ahmad Jajuli menyampaikan tentang komitmennya menyiapkan mobil minibus untuk memudahkan pelayanan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) sampai kecamatan-kecamatan se Provinsi Lampung.

Jajuli pun memaparkan bahwa dalam kampanye terbatasnya di 15 Kota/Kabupaten se Lampung, dia mendapatkan temuan yang mengemuka yakni animo yang begitu besar dari masyarakat untuk menjadi peserta BPJS. Namun karena jarak tempuh yang jauh untuk mendaftar akhirnya menjadi persoalan tersendiri.

“Atas persoalan ini di pemerintahan kami, kami berkomitmen menyiapkan minibus untuk membantu BPJS berkeliling hingga menembus kecamatan bahkan kelurahan guna memudahkan dan mendekatkan layanan pendaftaran kepesertaan BPJS,” papar Jajuli.

Menurut dia, secara umum setidaknya ada 4 persoalan keengganan masyarakat mendaftar kepesertaan BPJS meskipun sesungguhnya BPJS memiliki manfaat yang cukup besar terutama saat mengalami ujian dalam bentuk sakit.

Baca Juga:   Polisi Tetapkan 3 Tersangka Penganiayaan Perawat

“Keengganan masyarakat mendaftar BPJS diantaranya keterbatasan anggaran yang tersedia, perasaan ribet mengurus kepesertaan, jauhnya akses pendaftaran BPJS juga tersendatnya iuran rutin bagi yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS,” ungkap Ketua PW Mathlaul Anwar Lampung. (rlo/gus)




  • Bagikan