Progress Jalan Ryacudu, Pengerjaan 12 Titik Base A

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – Proyek perbaikan Jalan Ryacudu, Sukarame, Bandarlampung, atau biasa dikenal Jalur dua Korpri terpantau telah selesai di perbaiki. Bahkan ada juga yang di rigid beton setebal 40 sentimeter sepanjang satu Km. Jalan ini bakal dilakukan open traffic dalam waktu dekat.

Dari pantauan radarlampung.co.id, hingga saat ini arus lalu lintas (lalin) di Jalan Ryacudu memang masih menggunakan sistem buka tutup. Pasalnya, pengerjaan jalan masih harus menyelesaikan beberapa tahapan. Salah satunya menunggu usia beton cukup agar dapat digunakan.


Penangungjawab Lapangan PT Mayang Sari Prima, Danang Hendrayana mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menyelesaikan pengerjaan base A di 12 titik jalan lingkungan sepanjang pembangunan. Base A ini berfungsi untuk menyatukan jalan utama dengan jalan lingkungan karena jalan utamanya terbilang cukup tinggi.

Baca Juga:   Penyaluran Vaksin Mulai Lancar Pasca Kedatangan Presiden

”Saat ini tim di lapangan sedang memasukan Base A di jalan lingkungan sepanjang jalan utama. Itu ada 12 titik, sebenarnya jalan utama juga nanti akan kami beri Base A. Hanya saja sengaja kami lakukan pengerjaan di jalan lingkungan dulu, baru ke jalan utama karena dikhawatirkan nanti lalu lintas akan menganggu pekerjaan,” kata Danang saat dihubungi, Jumat (4/10).

Selain itu, sambungnya, beberapa pengerjaan di depan toko-toko maupun warung milik warga dikebut juga untuk pengerjaan Base A nya, agar masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

Setelah selesai pengerjaan Base A jalan lingkungan dan dilanjutkan pengerjaan base A jalan utama, nantinya jalan utama bisa dibuka lalu lintasnya atau open traffic. Hal itu dilakukan untuk memastikan pemadatan alami pada rigid beton.

Baca Juga:   Gubernur Lampung, Ancam Tutup Perusahaan yang Lakukan Pelanggaran

”Setelah selesai baru kita menyelesaikan base jalan utama, kita ampar base A dulu karena rigidnya setebal 40 cm itu pemadatan kita tidak bisa maksimal, maka kami lakukan pemadatan alami melalui open traffic. Nantinya akan kami lihat, ketika diamati cukup padat maka langsung kami aspal,” tandasnya.(rma/kyd)




  • Bagikan