Protes Hasil Muscab, Kantor PKB Lampung Didemo

  • Bagikan
Aliansi Pemuda Penyelamat PKB saat menggelar aksi di depan kantor DPW PKB Lampung. Foto Agung Budiarto/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Sekelompok orang yang mengatas namakan Aliansi Pemuda Penyelamat PKB menggelar aksi demonstrasi di halaman kantor DPW Partai Kebangkitan Bangsa Lampung, Selasa (9/3).

Para pendemo memprotes hasil musyawarah cabang salah satunya di Kota Bandarlampung. Korlap Aksi, Yuridis Mahendra mengatakan, pihaknya menolak muscab termasuk yang digelar DPC Kota Bandarlampung. Pihaknya beralasan muscab menyalahi aturan dan tidak sesuai AD/ART.

“Dalam penentuan pemilihan ketua, tidak sesuai dengan AD/ART Partai. Dijelaskan di pasal 45 itu, DPAC harus dilibatkan,” tandasnya.

Dia mengklaim seluruh elemen kecewa dengan sikap Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim. Nunik-sapaan Chusnunia- menurutnya menunjuk ketua secara sepihak. “Kami sangat kecewa dengan keputusan yang diambil Nunik. Ini sangat otoriter. Ini harus diketahui Cak Imin. Sebab ini menjadi penyebab bubarnya PKB di Lampung,” katanya.

Baca Juga:   Abai THR, 10 Perusahaan Ini Terancam Sanksi Tegas!

Karenanya, dia mengaku dalam aspirasinya tersebut meminta Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bisa memecat Nunik dari jabatan Ketua DPW PKB Lampung. “Kami meminta Mbak Nunik dipecat. Kami satu suara, turunkan Mbak Nunik. Kami tidak sepakat dengan pemikiran beliau. Seharusya bisa tabayyun dulu terkait menjaring aspirasi membuat tim tapi ini enggak. Ini kejahatan karena tidak mengedepankan nilai demokrasi,” kata dia.

Namun, tak ada pengurus PKB Lampung yang menemui aksi tersebut.  Wakil Ketua DPW PKB Lampung Noverisman Subing juga belum bisa dikonfirmasi. Ponselnya aktif, namun panggilan yang dilakukan wartawan belum direspon. Begitu juga pesan melalui whatsAppnya. Sampai berita ini tayang, wartawan masih terus berupaya menghubungi Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim. (abd/wdi)

Baca Juga:   Dukun Cabul Diamankan Polisi, Gunakan Modus Ritual Mandi

 



  • Bagikan