PSMTI-Unila Sinergi Wujudkan Program Kerjasama

  • Bagikan
PSMTI Lampung bertemu dengan Perwakilan Unila yang diwakili Warek Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK, Prof Suharso. Foto PSMTI for radar Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID-Universitas Lampung (Unila) bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) kembali melakukan pertemuan untuk membahas beberapa program kerjasama yang sebelumnya telah terjalin, untuk kedepan.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Universitas Lampung ini, PSMTI diwakili Steven Sekretaris PSMTI Lampung, Mungliana Dewan Pakar PSMTI Lampung, dan Luke Wakil Ketua PSMTI Lampung. Sementara Unila diwakili oleh Prof. Suharso, Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama dan TIK, Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA selaku Kepala UPT Pengembangan Kerja sama dan Layanan Internasional-PKLI dan Dedi Iswanto, S.E., M.M. Kord.subbag UPT PKLI.

Steven, Sekretaris PSMTI Lampung mengatakan kegiatan ini sebagai pertemuan dengan PSMTI Lampung dan Unila membahas sejumlah kerjasama. Mulai pertemuan ini sebagai tindak lanjut kerja sama yang sudah dijalin secara resmi sejak tahun 2018.

Baca Juga:   Penjelasan Universitas Teknokrat Indonesia Soal Tiga Mahasiswa Kena Sanksi DO

“PSMTI menangani MoU dengan 11 Universitas di RRC yang dapat dijajaki untuk bekerja sama dengan Unila, salah satunya dengan Guangxi Normal University yang berdiri sejak 1932. Kemudian Ni Peishi, salah satu mahasiswa asal RRC yang alumni S2 Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Unila juga pernah bekerja di Guangxi Normal University. Zhu Xi, Mahasiswa RRC lainnya, antara lain pernah mengambil shortcourse Bahasa Indonesia di Unila selama 1 tahun,” jelas Stevan.

Baca Juga:   Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa Dorong Pemerintah Revisi PP 57/2021

Kemudian, Unila sudah menjalin MoU dengan Fuzhou University sejak tahun 2018 lalu. Dan pertemuan ini disepakati akan melanjutkan langkah-langkah penyiapan kursus bahasa mandarin di Unila dengan pola kerja sama.

“Saat ini Unila telah memiliki UPT Pusat Bahasa yang dapat dipersiapkan menjalankan kursus Bahasa Mandarin. Kursus bahasa mandari di Unila diharapkan dapat memenuhi peluang yang lebih luas bagi beasiswa belajar di RRC dan PSMTI akan membantu menyiapkan tenaga pengajar dan sistem serta informasi dan panduan beasiswa ke RRC,” jelasnya.

Baca Juga:   Cerita Peserta Tunanetra 'Pejuang' UTBK-SBMPTN Unila, Inspiratif !

Kemudian Unila akan lebih mematangkan kerja sama dengan RRC dengan melibatkan setiap unit di Unila agar berperan serta menangkap peluang kerja sama tersebut. Unila juga akan terus menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, terutama bidang pendidikan dan peningkatan kualitas SDM melalui kerja sama dengan RRC ini. “Saat ini Unila telah memiliki UPT Pusat Bahasa yang dipersiapkan menjalankan kursus Bahasa Mandarin bekerjasama dengan PSMTI,” tandasnya. (rma/wdi)



  • Bagikan



Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan