Puluhan Ribu Orang Gunakan Kereta Api untuk Mudik


RADARLAMPUNG.CO.ID – Selama arus mudik Idul Fitri tahun 2022 ini, ada sekitar 22.894 orang pemudik kereta api pergi dan datang di Stasiun Tanjungkarang, Bandarlampung. Dimana jumlah kumulatif itu terhitung sejak 22 April hingga 3 Mei 2022 kemarin.

Kepala Stasiun Tanjungkarang Johong Andono menjelaskan bahwa, sebanyak 73 persen total tempat duduk yang telah disediakan secara normal sebanhak 31.152 kursi. Menurutnya bahwa, setiap penumpang yang diberangkatkan dan yang tiba di stasiun itu sudah dipastikan memenuhi syarat perjalanan dalam masa Idul Fitri tahun ini.





Yakni pemudik yang telah melaksanakan vaksinasi covid-19 dosis ke tiga atau booster. “Sementara yang tidak bisa atau yang belum melaksanakan booster masih diwajibkan untuk melampirkan bukti bebas covid-19 yang dibuktikan dengan surat hasil rapid tes antigen atau swab-PCR,” katanya.

Baca Juga:   Tegas, Akhirnya Pemkot Tutup Cafe Tokyo Space

Johong juga menginformasikan bahwa lonjakan penumpang kereta api dari arah Stasiun Tanjungkarang menuju Stasiun Kertapati mencapai 42 persen. Dari yang biasa terisi secara normal sebanyak 530 kursi, jumlah penumpang yang berangkat meninggalkan Lampung dengan angkutan umum tersebut mencapai 753 orang.

“Artinya dari stasiun ini saja okupansinya sudah mencapai 142 persen untuk di hari pertama selepas tanggal merah 2 dan 3 Mei kemarin,” kata dia.

Menurutnya, dalam masa hari arus balik ini, jumlah penumpang yang akan pergi dari Stasiun Tanjungkarang cukup tinggi dibanding saat arus mudik kemarin. Yang mana, dari data yang dipaparkannya keterisian gerbong kereta api pada saat arus mudik kemarin dengan relasi tersebut 300-600 penumpang saja. “Mulai di atas angka 700 penumpang di saat pengunjung April kemarin,” jelas dia.

Baca Juga:   Komisi I Pertanyakan Adanya Honorer DPMPTSP dengan Gaji Melewati Kaban

Johong  menyampaikan bahwa untuk jumlah pemudik pada hari pertama Idul Fitri 1443 H hanya mencapai 1.406 orang pemudik dibandingkan pada H-1 lebaran mencapai 2.596 orang pemudik. “Tinggi jumlah pemudik KA pada H-1 idul Fitri diperkirakan karena pemudik ingin berlebaran dikampung halaman jelang idul Fitri 1443 H,” ujarnya.

Tetapi pada hari kedua Idul Fitri kembali mengalami lonjakan 2.753 penumpang dan kata dia jumlah itu terbilang cukup tinggi untuk hitungan Stasiun Tanjungkarang yang merupakan lokasi awal dan akhir dari perjalanan kereta penumpang. “Jumlah itu adalah jumlah penumpang secara keseluruhan, baik yang berangkat maupun yang tiba di Stasiun Tanjungkarang pada Selasa pada tanggal 3 Mei 2022,” pungkasnya. (gie/ang)

Baca Juga:   Komisi I Ingatkan Pemkot Terkait Wacana Peniadaan Tenaga Honorer