Pupuk Bersubsidi Terserap 7.351 Ton

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kabupaten Lampung Barat mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 31.606 ton tahun ini. Hingga akhir Mei, terserap sebanyak 7.351 ton. Artinya masih ada 24.255 ton pupuk yang belum digunakan oleh kelompok tani.

“Penyerapan pupuk bersubsidi baru 23,3 persen. Hal itu dikarenakan petani baru selesai panen. Biasanya penyerapan pupuk tinggi sekitar Juni-Agustus mendatang,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Rusdi.

Menurut dia, pupuk bersubsdi yang telah terserap terdiri dari Urea sebanyak 1.831 ton dari alokasi 12.224 ton (15,0 persen);  SP 36 906 ton dari jumlah alokasi sebanyak 4.484 ton (20,2 persen); pupuk ZA terserap 1.042 ton dari alokasi 4.222 ton (24,7 persen); NPK 3.493 ton dari alokasi 9.678 ton (36,1 persen), serta pupuk organik 80 ton dari 998 ton (8,0 persen).

Baca Juga:   Ini Akibat tak Patuh Prokes, Positif Covid-19!

“Dari lima jenis pupuk bersubsidi tersebut, penyerapan paling tinggi adalah  NPK. Sedangkan penyerapan yang rendah adalah pupuk organik,” urainya. (lus/ais)



  • Bagikan