Pupuk Kimia Melejit, Disbun Waykanan Ajarkan Petani Buat Pupuk Organik

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Semakin meroketnya harga pupuk kimia di Pasaran, membuat Dinas Perkebunan Waykanan mengajarkan kepada petani cara membuat pupuk organik.

Kabid Bina Usaha Dinas Perkebunan Waykanan, Rohim menjelaskan, semakin sulitnya petani mendapatkan pupuk yang harganya murah, pihaknya berinisiatif mengajarkan petani untuk membuat pupuk organik


“Sekitar 80 persen masyarakat Waykanan hidup dari perkebunan. Karena harga pupuk tidak sebanding dengan produksi yang dihasilkan, petani sulit untuk membelinya. Makanya, kami mengajarkan mereka untuk mandiri dengan cara membuat pupuk sendiri,” ungkap Rohim, Kamis (8/7).

Menurutnya, pelatihan pembuatan pupuk organik ini, akan dilakukan di seluruh kecamatan yang dabdi Waykanan. Saat ini, Dinas Pertanian memulai pelatihan kepada petani di Kampung Gunung Sari Rebang Tangkas dan Kampung Rantau Temiang Kecamatan Banjit.

Baca Juga:   Kampung Ini Sulap Lahan Kosong jadi Taman Desa

“Kami akan segera melanjutkan Road show ini ke Kecamatan-Kecamatan lain. Karena keuntungan bagi petani Waykanan bila menggunakan pupuk organik dapat memproduksi sendiri pupuk tersebut dengan memanfaatkan bahan yang ada dilingkungan masing-masing. Bahkan, dari bahan yang tadinya tidak bermanfaat seperti halnya batang pisang, kotoran ternak, sampah, hingga daun kering,” bebernya.

Terpisah, Andre Sopyan, masyarakat Kampung Sari Jaya Kecamatan Negara batin menyambut baik inovasi dari Dinas Perkebunan Waykanan, dirinya berharap, Tim dari Dinas Petrkebunan dapat melakukan pelatihan yang sama di Kampungnya. Sebab, masyarakat Sari jaya sangat membutuhkan pupuk untuk memacu produksi perkebunan Kepala Sawit maupun karet mereka.

“Kalau memang ada Tim yang mau memberikan pelatihan kepada kami, akan kami sambut dengan suka cita, karena kami sangat sulit mendapatkan pupuk,” katanya. (Sah/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan