Pupuk Langka Atau Tidak Sesuai HET, Lapor Ke Nomor Ini!

  • Bagikan
Kabag Perekonomian Firmalinda memimpin monitoring pupuk bersubsidi di kios pupuk Kecamatan Sumberejo. Dalam kegiatan itu dipasang spanduk mengenai harga pupuk dan kontak pengaduan. FOTO DOKUMEN BAGIAN PEREKONOMIAN SETKAB TANGGAMUS
Kabag Perekonomian Firmalinda memimpin monitoring pupuk bersubsidi di kios pupuk Kecamatan Sumberejo. Dalam kegiatan itu dipasang spanduk mengenai harga pupuk dan kontak pengaduan. FOTO DOKUMEN BAGIAN PEREKONOMIAN SETKAB TANGGAMUS

radarlampung.co.id – Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) di bawah koordinator Bagian Perekonomian Setkab Tanggamus memonitoring pupuk bersubsidi di sejumlah kios di Kecamatan Sumberrejo. Kegiatan ini dipimpin Kabag Perekonomian Firmalinda Umri didampingi Kasubbag Sarpras Perekonomian Khoniro Kulbie, perwakilan PT Pusri dan distributor pupuk CV Bumi Subur serta CV Sinar Jaya.

Firmalinda Umri mengatakan, monitoring dan pengawasan pupuk bersubsidi bertujuan menjamin ketersediaan pupuk, agar tepat sasaran dan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

”Untuk Kecamatan Sumberrejo, ada tujuh kios yang didatangi. Di sana kami berdialog dengan pemilik kios. Mulai dari ketersediaan stok hingga kendala yang dihadapi,” kata Firmalinda Umri.

Monitoring dan pengawasan akan berlanjut ke kecamatan lain. ”Sebelum Sumberrejo, kami lebih dulu monitoring pupuk bersubsidi di Kecamatan Talangpadang, Pugung, Gisting, Kotaagung, Kotaagung Barat dan Wonosobo,” urainya.

Sejauh itu, terus Firmalinda, tidak ada kendala yang dihadapi oleh kios. Baik ketersediaan pupuk maupun harga jual. ”Sementara ini masih aman. Harapannya, aman terus untuk ketersediaan pupuk, sehingga tidak menghambat aktivitas petani,” tegasnya.




  • Bagikan