Puskopdit Caraka Utama Gelar RAT Ke-XIX

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Caraka Utama menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-XIX tahun buku 2017, bertempat di Hotel Nusantara, Jalan Soekarno Hatta, By Pass Sukarame, Bandarlampung, Minggu (22/4).

Agenda tahunan koperasi itu secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Lampung, Satria Alam. Turut hadir juga dalam acara tersebut, Kepala Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) pusat, Djoko Susilo, Ketua Dewan Koperasi Pimpinan Wilayah (Dekopinwil) Lampung, Arni B.A, Ketua Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Lampung, FX Siman, serta dihadiri oleh seluruh pimpinan koperasi primer yang tergabung dalam Puskopdit Wilayah Lampung.


Kepala Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Lampung, Satria Alam di acara tersebut mengatakan, Puskopdit Caraka Utama Lampung telah dapat memenuhi kewajibannya sesuai amanah undang-undang yaitu melaksanakan RAT.

Sebagai Koperasi yang sehat Rapat Anggota Tahunan wajib diadakan minimal satu tahun sekali. Ditengah-tengah ekonomi yang kurang menggembirakan ini, kopdit Caraka Utama ini telah memenuhi syarat, sebagai koperasi yang baik.

Hal itu dilihat dari jumlah anggota, dan aset  yang terus mengalami peningkatan, serta bisa memberikan Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada seluruh anggotanya.

Baca Juga:   Antusiasme Masyarakat Semakin Tinggi, Penjualan SR015 di BRI Meningkat Pesat

Tema RAT ini meningkatkan SDM seberapapun canggihnya tekhnologi, tetap diperlukan tangan manusia juga sebagai pengoperasiannya.

Tahun 2018 adalah masa terakhir kepengurusan Kopdit Caraka Utama yang sekarang, diharapkan koperasi primer atau anggotanya bisa memberikan masukan untuk pengembangan di tahun berikutnya.

Harapannya agar semua koperasi di Lampung bisa berjalan semua. Khusus simpan pinjam harus dapat mengutamakan kepentingan anggotanya.

” Koperasi Simpan pinjam itu kan dari, oleh, dan untuk anggota. Memberikan pinjaman boleh, tapi yang dipinjamkan adalah anggota, jika bukan, jangan dipinjamkan, dan saya mengecek Pusat Koperasi Caraka Utama ini sudah benar, seluruh peminjamnya ialah anggota” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Inkopdit Indonesia, Djoko Susilo mengatakan, kehadirannya di RAT mewakili para pengurus pusat, sebagai bentuk dukungan dan memberikan masukan, karena Puskopdit Caraka Utama merupakan salah satu anggota Inkopdit.

Terkait kondisi perkoperasian di Provinsi Lampung, menurut pengamatannya, perkembangan koperasi di bumi ruwa Jurai cukup lama, hal itu karena paradigma masyarakat masih belum kondusif.

Namun beberapa tahun belakangan ini,  melalui strategi gerakan pendididikan tentang koperasi yang cukup tertata, kini sudah respon masyarakat sudah mulai bagus. Sekarang tinggal menunggu saatnya koperasi di lampung ini bakal tumbuh semakin besar.

Baca Juga:   Posisi Direktur Bisnis Bank Lampung Resmi Terisi

Kekhawatiran masyarakat akan koperasi, karena memang masih memandang atas dasar yang belum rasional. Oleh karena itu edukasi harus terus. Bagi orang yang ingin bergabung di sebuah koperasi, bisa melihat terlebih dahulu kegiatannya.

Sebelum menjadi anggota, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu bagaimana kegiatan lembaga keuangan nonbank tersebut. Kriteria untuk koperasi yang sehat ialah melaksanakan RAT minimal setahun sekali, jumlah anggota, dan aset terus tumbuh.

” Maju mundurnya sebuah koperasi tergantung dari anggotanya, oleh karena itu sebelum bergabung, masyarakat atau calon anggota harus paham terlebih dahulu hak dan kewajibannya sebagai anggota koperasi, karena pada dasarnya koperasi dibentuk dari, oleh, dan untuk para anggotanya,”paparnya.

Selanjutnya dalam RAT tersebut, Puskopdit Caraka Utama memberikan penghargaan kepada Koperasi Kredit (Kopdit) berupa voucher pendidikan di Puskopdit maupun Inkopdit.

Adapun nama-nama Kopdit yang mendapatkan penghargaan ialah Bunga Tanjung Lampung Tengah, Kopdit Karya Bakti Lampung Utara, Kopdit Sehati Lampung Tengah, Kopdit Sangka Klara Lampung Tengah, dan Kopdit Mekarsai Bandarlampung. (rls/ynk)




  • Bagikan