Puslitbangbun Kementan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif di Tanggamus

  • Bagikan
Bupati Tanggamus Dewi Handajani bersama tim Puslitbang Tanaman Perkebunan Kementan RI disela-sela kegiatan RPIK di Pekon Muara Dua, Kecamatan Pulaupanggung. FOTO DISKOMINFO TANGGAMUS

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) Kementerian Pertanian melakukan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) di Pekon Muaradua, Kecamatan Pulaupanggung.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari bimbingan teknis (Bimtek) tanaman perkebunan yang diikuti oleh petani lada dan kopi Tanggamus awal Mei lalu.


Perwakilan Puslitbang Tanaman Perkebunan Kementan Kusmaini mengaku senang dengan sambutan dari Pemprov Lampung dan Pemkab Tanggamus yang sangat antusias dalam RPIK.

Menurut Kusmaini, riset yang dikomandoi Puslitbang Tanaman Perkebunan ini dilakukan secara kolaborasi dari hulu hingga hilir

“Nah, pada RPIK ini, kami seluruh tim dari hulu (budidaya) sampai hilir (pasca panen) berkolaborasi. Jadi dari mulai budidaya sampai pasca panen, pembuatan produk maupun pemasarannya akan kami lakukan riset dan pengembangan,” kata Kusmaini.

Baca Juga:   Pemkab Tanggamus-BNI 46 Sosialisasikan Bisnis kemitraan dan Produk

Melihat potensi dari Provinsi Lampung yang sangat besar untuk lada hitam, maka RPIK diutamakan pada komoditas tersebut. “Kemudian kami selingi dengan kopi. Jadi sebagai pendukung dari program ini,” urainya.




  • Bagikan