Puting Beliung Rusak 32 Rumah Warga

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Setidaknya lebih dari 32 rumah warga berada di Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengalami kerusakan paska angin kencang melanda wilayah itu, Senin malam (6/9).

Selain puluhan rumah warga, sejumlah pohon besar dan kandang ternak sapi milik warga, tidak luput dari terjangan angin puting beliung tersebut.


Camat Abung Timur, Muad mengatakan, kejadian itu terjadi saat hujan hampir menyelimuti Kabupaten Lampura. Namun, untuk wilayah Abung Timur sendiri, selain hujan juga di sertai angin puting beliung.

“Ada 32 rumah warga mengalami kerusakan cukup serius. Hari ini, udah kita data bersama BPBD Lampura,” kata Mu’ad, Selasa (6/9).

Puting beliung tersebut, menyapu tiga desa yakni Pungguk Jaya, Bumi Agung dan desa Banjar Agung.

Baca Juga:   Jadi Tersangka Suap DAK Lamteng, KPK Tahan Azis Syamsuddin

“Tim BPBD Lampura, hari ini juga akan memberikan bantuan. Harapkan warga, rumah yang rusak dapat segera di perbaiki,” kata Mu’ad, seraya mengklaim untuk korban jiwa tidak ada.

Kepala BPBD Lampura, Nozi Efialis mengungkapkan pihaknya menurunkan tim pada hari ini kelapangan. Selain melihat keadaan, sekaligus memberikan bantuan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesulitan warga.

“Kalau untuk proses evakuasi, sementara ini belum ada dari kita karena dapat diatasi warga dari informasi petuga dari satgas penanggulangan bencana. Dan hari turun juga memberikan bantuan langsung kepada korban bencana sebagai bentuk perhatian pemerintah, “tambahnya.

Tak sampai disana, lanjutnya, pemerintah daerah pun telah menyediakan bantuan kepada para korban. Yakni perbaikkan, sesuai kemampuan keuangan yang ada.

Baca Juga:   Kabur Dari Tanggamus, Pencabul Enam ABG Ditangkap di Jawa Barat

“Seperti sebelumnya, pemerintab daerah menyediakan anggaran perbaikka akibat kejadian bencana seperti kebakaran, puting-beliung dan lainya. Di 2021 telah direalisasikan Rp314 juta kepada 39 kepala keluarga (kk) di 9 kecamatan. Dan seperti kebiasaan itu kita melakukan pendataan sebagai upaya jemput bola, “pungkasnya. (ozy/yud)




  • Bagikan