Putra Terdiagnosa ODGJ, Ayah Depresi Akhiri Hidup

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO SHUTTERSTOCK.COM

RADARLAMPUNG.CO.ID- Diduga depresi karena sang putra terdiagnosa sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Sk (57) warga Kecamatan Batu Putih Tulangbawang Barat diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di pekarangan rumah.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, peristiwa nahas ini bermula Selasa (12/10) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu istri korban En menemui Taufik untuk menanyakan keberadaan Sk. Keduanya terkejut saat menemukan Sk sudah tewas dalam posisi tergantung.


“Setelah ditemukan, Taufik memberi tahu kepada lingkungan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat. Selanjutnya suami saya dibawa ke kerumah dan langsung dilakukan pemeriksaan medis oleh PKM Non Rawat Inap Toto Katon,” kata En.

Baca Juga:   Forum Mantan Anggota Legislatif Dibentuk, Ini Komentar Ketua DPRD Tubaba

Adapun barang bukti yang ditemukan berupa satu tali tambang warna biru 4 meter, kaos warna biru, celana pendek warna biru, dan sendal jepit warna biru.  Menurut keluarga, korban mengalami depresi lantaran ada anaknya terdiagnosa ODGJ. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan tidak bersedia diotopsi. Selain itu, PKM Non Rawat Inap Toto Katon juga menerangkan bahwa tidak ditemukan luka hanya jeratan tali di Ieher. (fei/rnn/wdi)




  • Bagikan