Putus Kerjasama Sepihak, Perusahaan Air Minum Digugat Eks Mitra

  • Bagikan
GM Great Abdul Wahid dihadirkan di persidangan gugatan, Senin (21/1). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Perusahaan air minum kemasan PT Trijaya Tirta Dharma (Great) digugat mitranya, Nining Rogo, dikarenakan secara sepihak memutus kerjasama. Persidangan gugatan dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Senin (21/1).

Dalam persidangan itu, General Manager Great Abdul Wahid Nurohman dihadirkan. Dari keterangannya beberapa tahun silam sebelum pemutusan kontrak dengan pihak Nining Rogo perusahan sempat mengeluarkan adendum dengan seluruh mitra (distributor, red) Great.

“Adendum dilakukan untuk seluruh distributor waktu itu. Ini juga untuk perluasan wilayah penjualan, atas kesepakatan dari Nining Rogo untuk meng-cover penjualan,” jelasnya.

Pada awal kerja sama semua berjalan lancar, namun 2015, distributor Nining Rogo tidak lancar lagi. “Sari Rogo sudah tidak bagus lagi, jadi diberikan wilayah penjualan lebih luas lagi,” katanya.

Baca Juga:   Kesejahteraan Anak Indikator Masa Depan Bangsa!

Abdul Wahid Nurohman mengatakan, di dalam perjanjian perusahan dengan distributor dicantumkan tidak ada penjual produk yang sama di dalam wilayah distributor yang sudah ditentukan.

Namun General Manager ini terlihat kebingungan saat Irwan, Penasehat Hukum Nining Rogo, mempertanyakan apakah saksi Abdul Wahid selaku GM tidak tahu jika ada sales Great yang lain masuk ke wilayah (Nining Rogo) sehingga penjualan di wilayah yang dikuasai Nining Rogo macet. “Tidak tahu,” kata Abdul Wahid di persidangan.

Untuk diketahui, Mitra Greate Nining Rogo melayangkan gugatan dengan Nomor Register Perkara Perdata 178/P dt.G/2018 tanggal 2 Oktober 2018, terhadap perusahan air minum dalam kemasan PT Trijaya Tirta Dharma (Great), sebesar Rp4 miliar, ke Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang.

Melalui penasehat hukim distributor Nining Rogo, Irwan Aprianto mengatakan, kliennya (Nining Rogo) melakukan gugatan lantaran pihaknya menilai perusahan air minum dalam kemasan itu melakukan perbuatan melawan hukum, karena Great mengeluarkan surat yang tidak pernah ada dalam surat perjanjian dengan kliennya sehingga membuat gerak langkah dari distributornya sendiri terhambat.

Baca Juga:   Konfrontir, Kasus Dugaan Pemukulan Perawat Ditentukan Gelar Perkara

“Saya contohkan di suatu wilayah yang semestinya menjadi wilayah Nining Rogo tetap dimasuki seles-seles yang menjual prodak sama, semntara distributor Nining Rogo tidak boleh menjual prodak yang lain selain produk minuman yang dimaksud,” jelas Irwan.

Hal seperti yang dilakukan PT Trijaya Tirta Dharma (Great) menurutnya tidak diperbolehkan, karena itu sudah menjadi wilayah penjualan Nining Rogo. “Yang mengatakan tidak boleh menjual produk Great di wilayah yang sama mereka sendiri (General Manager) atas nama Gunawan ketika itu, dalam perjanjian ada peryataannya,” tandasnya. (ang/sur)




  • Bagikan