Rakerwil Gebu Minang Lampung, Fokuskan Empat Bidang Program Kerja

  • Bagikan
Suasana Rakerwil DPW Gebu Minang Provinsi Lampung di Begadang Resto Bandarlampung, Sabtu (5/10). Rakerwil ini menyusun program kerja organisasi hingga Tahun 2023 mendatang. Foto Rima Mareta/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – DPW Gebu Minang Provinsi Lampung menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Begadang Resto, Bandarlampung, Sabtu (5/10). Agendanya membahas program kerja hingga Tahun 2023.

Ketua Panitia Pelaksana Rakerwil Oktovia Hafid menjelaskan, pasca pelantikan kepengurusan beberapa waktu lalu, salah satu kewajiban pengurus menyusun program kerja jangka panjang hingga 2023.


“Yang kami lakukan hari ini membahas program kerja sesuai AD/ART Gebu Minang Provinsi Lampung. Di Gebu Minang sendiri terdapat empat bidang, maka penyusunan program kerja mengacu bidang-bidang tersebut,” kata Hafid di lokasi acara.

Dalam Rakerwil ini, sekitar 40 peserta yang hadir dibagi menjadi empat kelompok untuk membahas satu persatu soal program kerja sesuai bidangnya masing-masing. Mulai bidang ekonomi, budaya, sosial dan pengembangan organisasi.

“Nanti setelah bidang menyusun program akan di plenokan hasilnya. Sehingga seluruh pengurus akan mengetahui secara menyeluruh program DPW Gebu Minang Provinsi Lampung,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPW Gebu Minang Lampung Rudy Chandra Satya menyatakan, program kerja yang dibentuk difokuskan pada empat pilar bidang yang ada. Salah satunya, bidang ekonomi. Di mana, pihaknya akan mematangkan ekonomi masyarakat Gebu Minang di Lampung.

“Kemudian untuk Budaya, kami akan tetap konsentrasi bahwa budaya kita tetap punya peran di daerah saat ini kita berada. Misalnya di Lampung, kita akan membuat gebyar budaya minang dalam bentuk kegiatan pentas budaya. Itu sebagai bentuk partisipasi kami melestarikan budaya,” ujar Rudy.

Begitu pula untuk bidang pengembangan organisasi, sambungnya, DPW Gebu Minang Provinsi Lampung berencana mengembangkan organisasinya hingga ke kabupaten/kota. Karena masyarakat Gebu Minang memang tersebar hingga ke pelosok Provinsi Lampung.

“Organisasi akan kami kembangkan untuk pengurusan DPD kabupaten/kota, sehingga bisa semakin berkembang. Dan kita sama-sama tahu bahwa masyarakat minang di pelosok Lampung juga ada. Maka kami berharap mereka bisa terkoordinir dengan baik dalam mengelola ekonomi dan mengetahui tentang program budaya yang ada,” tandas Rudy.

Sementara untuk program sosial, Gebu Minang memiliki komitmen menjunjung pepatah Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung. Hal ini juga dikuatkan sebagaimana manusia merupakan makhluk sosial yang harus memberikan impact di manpun berada.

“Kami akan berupaya berpartisipasi sosial pada masyarakat Lampung. Contohnya kemarin ada kebakaran di Kaliawi Tanjungkarang Pusat, kami juga ambil inisiatif untuk bantu, begitu juga kami peduli TPA Bakung yang rentan soal kesehatan. Kita ikut ambil peran sebagai manusia sosial dalam bentuk wadah kerja organisasi,” pungkasnya.(rma/kyd)




  • Bagikan