Rakhmat Husen: Saya Bukan Artis, Fokus Saja Pada Tuntutan Aksi

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Adanya dugaan demonstrasi ribuan orang dikoordinir oleh Forum Warga Bandar Lampung Berdaulat (FWBLB) menuntut pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) Bandarlampung 2017 bermuatan politis, juru bicara Herman-Sutono, Rakhmat Husen DC., angkat bicara.

Menurut Rakhmat Husen, demo tersebut memang politis karena yang dituntut masyarakat pembayaran DBH adalah produk politik.

“Kalau dibilang politis ya memang, kan ini demonya menuntut dibayarkannya DBH. Sebab DBH itu adalah produk politik. Kalau demonya tadi soal sayuran, kol dan wortel itu namanya demo memasak,” ujarnya, Senin (22/1).

Terkait banyak pihak yang menyebutkan dirinya hadir di lokasi demo, Rakhmat Husen tak membantah. Dia hadir sebagai warga Bandarlampung yang sudah menikmati hasil-hasil pembangunan di Bandarlampung.

Baca Juga:   Kabar Baik, Ada 30 Ribu Benih Lele untuk Tiga Pokdakan di Mesuji

“Unjuk rasa digelar oleh FWLB dipimpin Ahmad Muslim in. Nah, saya hadir sebagai warga Bandarlampung yang sudah menikmati hasil-hasil pembangunan di Bandarlampung. Kan nggak ada yang melarang saya hadir di lokasi demo. Unjuk rasa kan dilindungi Undang-Undang,” terangnya.

Menurut aktivis itu, poinnya adalah karena DBH itu hak Pemkot ya seharusnya pemprov segera bayar.

“Soal saya hadir ngapain juga dibesar-besarkan. Apa beda saya seorang dengan ribuan peserta aksi lainnya. Kayak infotainment aja. Membesar-besarkan isu kehadiran saya siang tadi itu cuma pengalihan isu. Kesimpulannya pemprov bayar lah DBH hak kota,” pungkasnya. (rlo/gus)




  • Bagikan