Rangka Besi Sudah Membentang di Atas Rel, Wali Kota Ingatkan Dinas PU Jangan Abaikan Drainase

  • Bagikan
Pengendara melintasi di bawah girder (balok penyangga) yang baru dipasang satu di atas perlintasan kereta api di proyek pembanguanan flyover Sultan Agung, Wayhalim, Bandarlampung, Minggu (7/3). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pembangunan fly over Jalan Sultan Agung, Kedaton, Bandarlampung terus dikebut. Pantauan radarlampung.co.id Minggu (7/2), rangka besi terlihat sudah melintang di atas rel kereta api.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung Iwan Gunawan menerangkan, pengerjaan diklaim telah mencapai 90 persen.


“Ya, untuk fly over ini sedang kita optimalkan pengerjaannya, tinggal bagian di atas dan akan dimaksimalkan pekerjaan agar secepatnya selesai,” katanya.

Saat ditanya bagaimana dengan izin konstruksi tersebut, Iwan mengungkapkan jika di perlintasan wewenang Direktorat Jendral Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. “Terkait izin, tanya Perhubungan,” ujarnya sama dengan beberapa waktu lalu.

Terkait hambatan lain, Iwan tidak menyebutkan hal lainya. Dia mengaku semuanya sedang berproses. “Kalau soal evaluasi lain, fly over tidak ada masalah. Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” ungkapnya.

Baca Juga:   Tahun Ini, Polda Lampung ungkap 1.414 Kasus Narkoba

Untuk itu, dirinya menargetkan konstruksi fisik  dapat terselesaikan pada akhir Februari ini. “Kita berharap selesai tidak sampai satu bulan, karena kita juga tidak ingin kerumunan pekerja terlalu berlarut,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Herman H.N. meminta Dinas PU untuk segera memasang box culvert –sejenis beton precast berbentuk persegi– yang digunakan untuk saluran drainase di depan Jalan Murai, agar nantinya tidak ada genangan air.

“Pemasangan box culvert di depan Jalan Murai harus dilakukan secepatnya, agar masyarakat bisa terhindar dari genangan air sewaktu hujan,” tandasnya. (mel/sur)




  • Bagikan