Razia Lapas Rajabasa, 47 Napi Diduga Positif Narkoba

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Lampung, melakukan razia di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandarlampung, pada Selasa (5/6) pukul 01.00 WIB.

Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan sejumlah chager handphone, sim card, dan beberapa bekas alat hisap sabu seperti pipet, tutup botol yang sudah berlubang, alat isap sabu (bong), dan senjata tajam serta 47 narapidana yang hasil test urinenya positif.

Kalapas Kelas IA Rajabasa Bandarlampung Sujonggo mengatakan, pihaknya bersama Ditnarkoba Polda Lampung telah melakukan penggeledahan disejumlah blok – blok Lapas Rajabasa. Namun, dalam razia tersebut dirinya tidak dapat menyaksikan secara langsung.

“Saya tidak datang, tapi memang ada razia, kami sudah lakukan koordinasi dengan Ditnarkoba Polda Lampung,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Selasa malam, (5/6).

Baca Juga:   BUMN Bantu Sulap Wisma Haji Rajabasa Jadi RS Darurat Covid-19

Sujonggo mengungkapkan, dari hasil penggeledahan pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti seperti charger handphone, benda tajam dan beberapa bekal alat hisap sabu serta alat hisap sabu atau bong.

“Selain itu, dari hasil razia kami juga mengamankan 47 napi yang hasil test urinenya positif, tapi kami belum tahu apakah itu kandungan narkoba atau obat-obatan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, dari hasil penggeledahan tidak ditemukan narkoba dari para narapidana.”Tidak ada narkoba yang ditemukan, hanya beberapa bekas alat hisap saja, itu semua sudah kami serahkan ke Ditnarkoba,” kata dia.

Atas peristiwa ini, pihaknya akan kembali memperketat penjagaan agar narkoba dan alat komunikasih tidak masuk kedalam Lapas.”Tapi untuk mengatasi ini kami tidak bisa kerja sendiri karena jumlah napi disini lebih banyak dari petugsnya. Maka dari itu kami perlu bantuan dari Kepolisian dan BNN untuk memerangi narkoba, kalau perlu minta bantuan Pol PP, ” tuturnya.

Baca Juga:   Positif Covid-19 di Tanggamus Tambah 66 Kasus, Empat Meninggal Dunia

Sementara itu, Dirsenarkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen membenarkan, bahwa pihaknya bersama Lapas Kelas 1A Bandarlampung telah melakukan razia didalam Lapas.

“Oh ya benar, yang melakukan razia itu sebenarnya dari Lapas sendiri kami hanya membackup, kami bantu dia. Tapi, terkait masalahnya tanya langsung Kalapasnya,” pungkasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan