Refocusing Anggaran, Program RTLH Hanya untuk 17 KK

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Refocusing anggaran menyebabkan jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program bedah rumah berkurang.

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Lambar Raden Muhammad Arsyad mengungkapkan, awalnya ada 60 kepala keluarga (KK) yang menjadi sasaran program RTLH. Namun saat ini hanya dialokasikan untuk 17 KK.


“Sebelumnya kami anggarkan untuk 60 KK. Tetapi karena ada refocusing, jumlahnya berkurang tinggal 17 KK. Tentunya banyak usulan yang belum bisa kami realisasikan tahun ini. Kami berharap masyarakat bersabar,” kata  Arsyad mewakili Kepala Dissos Lambar Jaimin.

Arsyad mengungkapkan, 17 KK calon penerima program tersebut tersebar di tiga kecamatan. Yakni Belalau sebanyak dua KK, Bandarnegeri Suoh (BNS) 10 KK dan Kecamatan Batubrak lima KK.

Baca Juga:   Dissos Lambar Masih Miliki Tanggungan 304 Paket Santunan Kematian

“Tetapi ini belum fix. Karena kami akan melakukan verifikasi terhadap usulan yang diterima dan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap calon penerima,” tegasnya.

Dijelaskan, jumlah bantuan yang diterima oleh keluarga penerima manfaat sebesar Rp15 juta, dalam bentuk material bangunan.

Tidak seperti beberapa program lainnya yang juga menyertakan upah tukang. Khusus untuk RTLH, lebih menekankan pemberdayaan dalam pelaksanaannya. (nop/ais)




  • Bagikan