Rehabilitasi Sembilan Orgil, Per Orang Dijatah Rp5 Juta

  • Bagikan
Salah satu orang gila yang terlibat berkeliaran di Kecamatan Kotaagung, Tanggamus. Dalam waktu dekat, Dinas Sosial setempat akan merehabilitasi orgil. FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID
Salah satu orang gila yang terlibat berkeliaran di Kecamatan Kotaagung, Tanggamus. Dalam waktu dekat, Dinas Sosial setempat akan merehabilitasi orgil. FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Dinas Sosial (Dissos) Tanggamus akan merehabilitasi orang gila (orgil) yang kerap meresahkan dan mengganggu ketertiban umum. Taun ini, dianggarkan dana untuk sembilan orgil.

”Ya, tahun ini, program rehabilitasi bagi orgil masih ada. Kuotanya sekitar sembilan orang dengan biaya sekitar Rp5 juta per orang,” kata Kepala Dissos Tanggamus Rustam, Kamis (17/1).

Rustam mengakui, kuota penanganan orgil memang terbatas. Ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “Keuangan pemda terbatas. Jadi tidak semua orang gila bisa ter-cover,” tegasnya.

Dilanjutkan, katagori orang gila yang ditangani Dissos adalah orang gila terlantar dan tidak ada keluarga di Tanggamus. “Keberadaan mereka dikhawatirkan membahayakan orang lain. Karena itu segera dilakukan rehabilitasi tanpa memandang yang bersangkutan warga mana,” sebut dia.

Rustam juga menyatakan, ada kemungkinan orgil tersebut merupakan kiriman dari daerah lain. “Saya belum bisa memastikan apakah orang gila yang berkeliaran tersebut adalah warga asli Tanggamus ataupun kiriman. Kalau dari informasi masyarakat, memang ada dugaan orang gila tersebut adalah kiriman daerah lain,” ucapnya.

Dalam waktu dekat, Dissos akan berkoordinasi dengan  Satpol PP, Kecamatan Kotaagung dan kelurahan untuk melakukan pengecekan. ”Nanti dissos bersama Satpol PP, lurah dan camat berkoordinasi mengenai hal ini,” ujarnya. (ral/ehl/ais)

 




  • Bagikan