Rekanan Pastikan Aliran Air Bersih Dinikmati Masyarakat


Rekanan CV Salsabila memperbaiki kekurangan pembangunan Sumur Dalam Terlindungi (SDT) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Sabtu (23/4). FOTO DOKUMEN CV SALSABILA

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pembangunan Sumur Dalam Terlindungi (SDT) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel), dipastikan bakal dinikmati masyarakat dalam jangka panjang tanpa adanya kendala.

CV Salsabila, rekanan yang memenangkan lelang langsung turun ke lokasi di Dusun Umbulkeong, Sabtu (23/4). Memperbaiki beberapa kekurangan yang saat dikerjakan belum terlihat sempurna. Seperti meteran listrik yang tidak tertutup, sehingga dikhawatirkan dapat terkena air hujan.





Pelaksana CV Salsabila Ricky Filandri mengatakan, pihaknya turun langsung untuk mengatasi dan menyelesaikan beberapa persoalan yang ada.

Meski ada beberapa yang akan diperbaiki, Ricky mengatakan, proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lamsel yang telah diserahterimakan pada akhir 2021 itu telah mengaliri air dengan baik ke 200 rumah warga.

“Kita sengaja langsung turun supaya pembangunan SDT bisa langsung dinikmati masyarakat, karena mendapat aliran air bersih. Di Sidomulyo ini, aliran airnya sudah terpenuhi semua sebenarnya,” kata Ricky melalui rilis yang diterima Radarlampung.co.id.

Dia memastikan, dalam waktu kurang dari sepekan, sebanyak 200 rumah yang berada di sekitar pembangunan SDT itu bakal menikmati air dalam jangka panjang tanpa adanya kendala.

“Tadi ada dua titik yang bocor langsung kita bagusin. Kemudian ada rembesan sedikit di towernya. Juga langsung kita perbaiki,” jelasnya.

Wakil Ketua I DPRD Lamsel Agus Sartono mengatakan, pembangunan SDT berdampak baik bagi warga setempat. Karena daerah tersebut merupakan susah air.

“Sangat bermanfaat, karena daerah sini kalau musim kemarau, warga beli (air),” katanya.

Agus berharap, beberapa perbaikan yang dilakukan oleh pihak rekanan dapat segera diselesaikan. Karena air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Saya lihat sudah mengalir ini. Tapi tetap, harapan dewan dan juga warga, secepatnya diperbaiki. Karena ini menjelang Lebaran. Warga butuh air untuk keperluan rumah tangga,” harapnya.

Sementara Kepala Dusun Umbulkeong Sugeng mengatakan, pihaknya belum menerima secara penuh penggunaan SDT itu. Sehingga, air bersih belum rutin dialiri ke rumah warga.

“Kita belum terima. Jadi ya, belum kita pakai maksimal,” jelasnya.

Pada bagian lain, pembangunan SDT yang merupakan program Dinas PUPR Lamsel sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ketua RT 07, Dusun 02, Sukamaju, Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro Kusrin mengatakan, adanya pembangunan SDT itu akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Terutama yang tidak memiliki sumur bor.

“Alhamdulillah, bagi yang belum memiliki sumur bor, itu sangat bermanfaat. Bersyukur sekali. Karena kalau mau buat sumur bor sendiri kan mahal juga itu,” katanya. (rls/dna/ais)