Rektor: Dekan Fakultas Kedokteran Unila Sudah Terpilih, Mau Protes Silahkan

  • Bagikan
Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P. Foto Aprohan Saputra/Radarlampung.co.id
radarlampung.co.id – Pemilihan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) disinyalir tak sesuai dengan regulasi Perkonsil No. 11 Tahun 2012 bahwa dekan Fakultas Kedokteran harus dokter.
Sebagai suara terbanyak dalam pemilihan, Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin menyatakan bahwa pemilihan tidak ada masalah dan keputusan tersebut sudah final.
Menurutnya, pemilihan yang dilaksanakan pada 28 Desember 2018 sudah sesuai prosedur, tidak ada yang dilanggar. Bahkan, dia bilang berkaca  periode sebelumnya, dekan FK Unila juga dijabat bukan dokter.
“Yang milih dekan, yang milih senat mereka, ya sudah. Bukan rektor yang milih, rektor kan cuma punya suara 35 persen, selebihnya mereka yang memilih, bagaimana pun 1 banding 17 ya tetap kalah satu dong,” kata Hasriadi saat ditemui di rektorat Unila, Selasa (8/1).
Berdasarkan daftar rekapitulasi suara bakal calon dekan FK Unila periode 2019—2023, Dyah Wulan mendapat 13 suara, terbanyak dibandingkan Asep Sukohar (2) dan Muhartono (1). Dalam pemilihan tersebut, ada 17 orang yang memiliki hak suara, yakni senat dekanat, tapi ada satu suara yang abstain.
Menurut Hasriadi, dirinya sebagai rektor hanya mendengarkan aspirasi senat. Selain itu menurutnya, calon dekan yang terpilih memiliki kompetensi di bidangnya meskipun bukan seorang dokter. “Ini yang menjabat itu dekan sebagai manajemen. Contohnya saja orang pertanian aja bisa jadi rektor loh, apa urusannya kan,” tandasnya.
Menurutnya, senat dekan FK Unila telah mempelajari statuta sivitas Unila, yang memperbolehkan hal tersebut. “Saya kira pemilihan tersebut sudah sesuai dengan statuta Unila,” imbuhnya.
Seperti berita yang beredar, terkait keputusan tersebut, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia akan melakukan kroscek terkait proses pemilihan Dekan FK Unila.
Terkait rencana tersebut, Hasriadi tidak mempermasalahkannya, baginya pihaknya dapat menjelaskan. “Oh gak apa-apa, gak ada masalah. Silahkan saja (KKI dan Dikti turun ke Unila, red). Nanti kita jelaskan,” pungasnya. (apr/kyd)

Baca Juga:   Polda Lampung-UTI kembali adakan gerai Vaksin Presisi di UTI


  • Bagikan