Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Silaturahmi ke Radar Lampung

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Jajaran Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung dipimpin Rektor UM Lampung DR. H. Dalman, M.Pd., melakukan kunjungan silaturahmi ke Graha Pena Radar Lampung, Kamis (3/5).

Kunjungan disambut oleh Direktur Operasional Radar Lampung H. Taswin Hasbullah, Redaktur Pelaksana Radar Lampung Taufik Wijaya yang juga General Manager Radar Lampung Utara dan Waykanan, General Manager Radar Lampung Online M. Agus Purnomo, Manager Iklan Radar Lampung Desti Mulyati, Manager Iklan Radar Lampung Online Masriani Mursid, Manager Pemasaran Radar Lampung Abdul Karim.

Dalam sambutannya, DR. Dalman mengatakan, sebagai rektor yang baru dilantik menyatakan UM Lampung ke depan menargetkan kemajuan dan daya saing tinggi di Lampung.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim, 4.156 Terkonfirmasi Positif, 2.900 Sembuh

“Ke depan kami akan meningkatkan kerjasama dengan Radar Lampung Group. Usia UM Lampung sudah 31 tahun. Kami akan berlari meningkatkan kualitas pendidikan ke depan,” terangnya.

Target ke depan, sambung Dalman, akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan akreditasi.

“Saat ini kami sudah terakreditasi B, sudah kuat. Di Kopertis II wilayah Palembang, dari 200-an baru 11 PT yang punya akreditasi B,” ungkapnya.

UM Lampung, terus dia, memiliki 12 Prodi unggulan diantaranya Prodi Psikologi (B). Prodi Ilmu Komunikasi, Teknik Elektro, Prodi Pendidikan Luar Biasa, Prodi Pendidikan Matematika, Bahasa Indonesia juga Prodi Ilmu Pemerintah, Prodi Sastra Inggris, Prodi Agama Islam, Prodi Perbankan Syariah juga akreditasi B.

Baca Juga:   Amankan 18 Karung Daging Celeng

“Dari sekitar 176 PTM, baru UM Lampung yang memiliki Prodi unggulan seperti Prodi Pendidikan Luar Biasa untuk guru Sekolah Luar Biasa. Juga Prodi Perbankan Syariah dan Prodi Psikologi,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Direktur Operasional Radar Lampung H. Taswin Hasbullah menyambut hangat kunjungan jajaran UM Lampung.

“Ke depan UM Lampung harus bisa menjawab tantangan pendidikan. Seperti menggelar program S2 atau Pascasarjana. Termasuk juga sistem digital perkuliahan,” tandasnya. (rlo/gus)




  • Bagikan