Relaksasi Pajak PPnBM Diprediksi Tidak Berikan Dampa Signifikan

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Asosiasi Pedagang Mobil Lampung (APMOL) berharap relaksasi pajak berupa PPnBM 0 persen yang ditetapkan pada mobil baru tidak memberikan dampak besar bagi pengusaha mobil seken di Lampung.

Ketua APMOL Imam Mukhtar mengatakan, pihaknya sudah tidak asing dengan wacana pemberian diskon pajak atau insentif penurunan tarif PPnBM untuk kendaraan bermotor. Sebab, menurutnya, tahun lalu juga wacana tersebut sempat muncul, namun belum dilaksanakan.


Dikatakannya, pemberlakuan tarif PPnBM 0 persen untuk mobil di bawah 1500 cc tersebut, dirasa tidak memberikan pengaruh yang terlalu besar kepada pengusaha mobil seken terutama di Lampung.

“Saya rasa dampaknya tidak terlalu signifikan. Pemberlakuan relaksasi PPnBM 0 persen di mobil seken berpengaruh, tetapi mudah-mudahan efeknya tidak besar,” katanya, Selasa (16/2).

Baca Juga:   PLN Borong Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia 2021

Dikatakannya, meskipun begitu, ia berharap para pengusaha mobil seken untuk lebih teliti lagi saat belanja mobil-mobil seken di kelas tersebut di periode relaksasi pajak tersebut.

“Saya rasa dampaknya tidak terlalu besar. Karena di mobil seken sendiri pun patokan harga berbeda dengan mobil baru. Salah satunya harga sangat fluktuatif sesuai dengan kondisi mobil. Kalau untuk relaksasi PPnBM 0 persen, berdampak tapi tidak signifikan. Kalau kita pandai menyiasatinya, mudah-mudahan tidak terlalu berpengaruh,” ujarnya.

Sementara, Samuel Hong Sanyoto selaku Branch Head PT Wahana Persada Lampung mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian terkait informasi tersebut.

“Kita masih tunggu informasi itu,” katanya. (rur/sur)




  • Bagikan