Respon Bupati Lamtim Terkait Jalan Rusak

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Lampung Timur banyak yang mengalami kerusakan.

Salah satunya ruas jalan Kecamatan Batanghari menuju Sekampung.K Kerusakanruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung itu mengakibatkan para pengendara mobil maupun sepeda motor yang melintasinya harus  berhati-hati.

Pasalnya, banyak lubang sedalam antara 20 – 30 cm yang tersebar di ruas jalan sepanjang 10 km itu. Di saat musim penghujan seperti sekarang ini sebagian besar tergenang air.  Akibatnya, para pengendara yang dari arah yang berlawanan harus bergantian saat melintasinya.

Para pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas di malam hari. Sebab, di sepanjang jalan itu tidak ada lampu penerangan. Selain itu, ruas jalan itu terletak di samping saluran irigasi di sisi kanan dan hamparan sawah di sisi kiri bila melintas dari arah Batanghari. “Bila tidak berhati-hari ada kemungkinan terperesok ke saluran irigasi atau sawah saat berusaha menghindari lubang,”ujar Afni warga Kecamatan Sekampung.

Baca Juga:   Update Kasus Covid-19 di Lamtim, Ada Empat Kasus Baru

Afni melanjutkan, kerusakan jalan itu telah terjadi sejak dua tahun ini. Memang lanjutnya, tahun 2018 lalu sudah ada perbaikan jalan. Namun, belum seluruh ruas jalan yang rusak diperbaiki. “Kami berharap pemerintah segera memperbaiki ruas jalan tersebut,” garap Afni.

Menanggapinya, Bupati Lampung Timur M.Dawam Rahardjo menyatakan, perbaikan ruas jalan itu telah diusulkan ke Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, perbaikan ruas jalan yang diusulkan bukan hanya dari Kecamatan Batanghari menuju Sekampung. Namun, dari juga dari Kecamatan Sekampung menuju Sekampungudik yang juga mengalami kerusakan. “Ruas jalan Provinsi lainnya yang ada di Lamtim juga telah kami usulkan untuk mendapat perbaikan. Semoga, usulan perbaikan segera ditindak lanjuti,” kata M.Dawam.

Baca Juga:   Alhamdulillah, 1.174 Warga Lamtim Sembuh Dari Covid-19

Ditambahkan, Pemkab juga akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan kabupaten. “Perbaikan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran,” pungkas M.Dawam. (wid/ang

 





  • Bagikan