Respon Demokrat Lampung Soal Head to Head Ridho Ficardo-Edy Irawan Arief

  • Bagikan
Julian Manaf. Foto ist

RADARLAMPUNG.CO.ID- DPD Partai Demokrat Lampung angkat bicara soal wacana dua kandidat calon ketua M. Ridho Ficardo dan Edy Irawan Arief bakal head to head di Musda 25 Oktober mendatang.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung, Julian Manaf mengatakan, beredarnya rilis yang menyatakan Ridho dan Edy sudah memiliki masing-masing sembilan pemegang hak suara bukan merupakan pernyataan resmi dari DPP Partai Demokrat, atau Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK).


“Ya sah-sah saja. Itu kan condong ke salahsatu calon bebas saja mereka berpendapat. Yang jelas, itu bukan pernyataan resmi dari DPP atau BPOKK. Pribadi mereka,. Namanya klaim,” kata Julian saat dikonfirmasi, Selasa (12/10).

Dia juga menjelaskan, dari unsur pemegang hak suara terdiri dari 15 DPC, 1 DPD, 1 DPD, dan 1 organisasi sayap Partai. Di mana, dijelaskannya meski pemegang hak suara dijabat Plt hal tersebut masih disahkan.

“Kalau masing-masing sudah punya sembilan ya itu anggapan mereka saja. Klaim mereka bahwa sudah punya dukungan DPP dan daerah. Plt itu sah kok suaranya,” jelasnya.

Baca Juga:   Lima Kada Habis Masa Jabatan Tahun Depan, 46 Pejabat Pemprov Lampung Berpeluang Jabat Pj. Kada

Sejauh ini, kata dia, pihaknya masih menunggu DPP mengeluarkan perintah terkait pelaksanaan Musda. “Nanti kan DPP mengeluarkan perintah tanggal kemudian di situ akan ada perintah pemventukan panitia. Steering Comitte (SC) dan Organizing Comitte (SC),” katanya.

Baru kemudian, sambung Julian, DPD akan membentuk tim kepanitiaan yang salahsatu tugasnya adalah menerima pendaftaran calon ketua DPD, dengan menyertakan dukungan pemegang suara minimal 20 persen.

“Sejauh ini belum ada perintah itu. Ketika panitia terbentuk ya pendaftaran. Disitu nanti calon menyertakan dukungan yang masuk minimao 20 persen akan diverifikasi oleh DPP. Kemudian dikembalikan lagi ke DPD untuk Musda. Dan dibawa ke DPP, nanti DPP yang menentukan. Belum tentu suara terbanyak yang menang. Teknisnya itu di DPP lah,” katanya.

Diketahui beredar rilis di medis sosial What’sApp, petahana Ridho akan berhadapan dengan Edy dalam pertarungan merebut tampuk kepemimpinan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Lampung. Ada empat poin dalam pesan tersebut.

Baca Juga:   Lima Kada Habis Masa Jabatan Tahun Depan, 46 Pejabat Pemprov Lampung Berpeluang Jabat Pj. Kada

Pertama, Musda DPD Demokrat  sudah dijadwalkan karena sudah ada dua calon yg mendaftar atas nama Dr. Edy Irawan Arief dengan 9 Dukungan  dan ketua DPD  dua periode Ridho Fichardo yang juga membawa 9 dukungan.

Kedua, BPOKK sudah memverifikasi surat dukungan dan akan melakukan sejumlah pengecekan seperti yg dilakukan sebelum pelaksanaan musda yg sudah berjalan.

Ketiga, Hasilnya sementara : 1 DPC belum menentukan sikap, 2 DPC status PLT sedang dipelajari dan dikaji keabsahannya.

Keempat, Kesimpulannya sudah dua calon yang memenuhi persyaratan dukungan. MUSDA segera digelar menyesuaikan dengan agenda Ketum; BPOKK dan Sekjen.

Kemungkinan munculnya calon ketiga berdasar surat dukungan sudah tidak mungkin lagi mencapai 20 persen dari 15 DPC yang ada. Demikian penjelasan Jemmy Setiawan Deputy II BPOKK menjawab pertanyaan wartawan lokal. (abd/wdi)




  • Bagikan