Respon Pesan Jokowi tentang Penanganan Covid di Lampung, Ketua PBL : Relawan Kawal Program Vaksinasi

  • Bagikan
Presiden Jokowi dan Ketua PBL Lampung Ary Meizari Alfian di Bandara Raden Intan, Natar Lampung Selatan Kamis (2/9). Foto ist

RADARLAMPUNG.CO.ID-Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung Ary Meizari Alfian, memuji arahan direktif Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kerja ke Lampung Kamis (2/9) terkait program vaksinasi covid-19.

Dalam arahannya Jokowi meminta Lampung menggencarkan vaksinasi, sesegera mungkin lakukan konsolidasi basis data terkait data pasien, daerah kabupaten di Lampung bercapaian vaksinasi terendah harus mengejar agar setara dengan capaian vaksinasi nasional, dan Lampung harus memasifkan penyediaan sentra vaksinasi di area-area publik dengan mobilitas publik yang tinggi.


“Kita di Lampung tak bisa lagi mengelak, beralibi apapun itu, kini dan seterusnya mari kita semua baik unsur pemerintah daerah, tentara-polisi, komunitas masyarakat sipil, kelas menengah, dan semua pihak untuk makin erat bergandeng tangan sukseskan vaksinasi, berjuang keras hapus status sebagai daerah dengan capaian vaksinasi terendah nasional,” kata Ary dalam keterangan persnya yang diterima radarlampung.co.id.

Baca Juga:   Bobol Rumah, Gondol Mesin Air, Tertangkap Saat Hendak Jual Barang Curian

Menurutnya, Presiden Jokowi juga berpesan bahwa mengawal suksesnya vaksinasi juga menjadi tugas relawan pendukung Jokowi. “Lalu memfasilitasi sebanyak mungkin sentra-sentra vaksinasi, mengajak sebanyaknya saudara-saudara kita untuk ikut vaksinasi,” papar Ary.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung ini juga mengusulkan agar dibuka ruang bagi Pos Kesehatan Desa/Kelurahan (Poskesdes/kel) bahkan Posyandu di desa/kelurahan untuk dijadikan sentra vaksinasi. Tujuannya demi mengejar pencapaian 100 persen sasaran vaksinasi untuk Lampung sebanyak 6.645.226 orang dari lima kelompok sasaran.

“Patut diingat, capaian rendah Lampung itu yang masih dibawah lima persen hingga akhir Agustus 2021 tiga besarnya lansia, masyarakat rentan/umum, serta kelompok remaja usia 12-17 tahun. Ini PR Lampung. Ini PR kita,” katanya. (rls/wdi)v




  • Bagikan