Tuba  

Respon Situasi Sosial Politik, Sejumlah Mahasiswa Datangi DPRD Tuba


Sejumlah mahasiswa audiensi dengan unsur pimpinan dan anggota DPRD Tulangbawang. Foto Dok. PMII Tulangbawang
Sejumlah mahasiswa audiensi dengan unsur pimpinan dan anggota DPRD Tulangbawang. Foto Dok. PMII Tulangbawang

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tulangbawang mendatangi kantor DPRD setempat, Selasa (12/4).

Kedatangan rombongan mahasiswa tersebut sebagai respon situasi sosial politik yang terjadi di tengah masyarakat saat ini.





Ketua PMII Tulangbawang Khozin Pamungkas mengatakan, kedatangan mereka adalah untuk menyuarakan beberapa poin penting terkait situasi sosial politik saat ini.

Beberapa di antaranya yakni menolak kenaikan harga BBM dan bahan pokok, menolak kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN), menolak penundaan pemilu dan mendorong pemerintah untuk bersikap tegas dalam mengawal pelaksanaan pemilu 2024, serta mendesak Presiden Jokowi untuk bersikap tegas menolak usulan perpanjangan masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden.

Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan upaya mestabilkan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami juga mendorong pemerintah kabupaten dan Polres Tulangbawang untuk menindak tegas mafia minyak,” kata Khozin.

Menurutnya, beberapa poin tersebut muncul karena masyarakat saat ini masih terdampak pendemi Covid-19 dengan kondisi ekonomi yang masih lemah.

Sementara itu, Ketua DPRD Tulangbawang Sopi’i menyambut baik kedatangan para mahasiswa di ruang rapat DPRD.

Di dampingi Wakil Ketua Aliasan dan sejumlah anggota DPRD lainnya, Sopi’i mengungkapkan jika beberapa poin tuntutan dan permintaan tersebut telah ditampung dan akan segera di sampaikan ke pusat dan pemerintah daerah. (nal/sur)