Ribuan Guru Honorer Demo ke Pemprov


radarlampung.co.id – Ribuan guru honorer yang terdiri dari Forum Warga Bandarlampung Berdaulat (FWBLB) berunjukrasa ke kantor Pemprov, Senin (22/1). Mereka berunjukrasa terkait Dana Bagian Hasil (DBH) untuk pemkot Bandarlampung 2017 sebesar Rp200 miliar yang tak kunjung dibagikan.

Pantauan radarlampung.co.id, sebelum beranjak ke kantor pemprov, ribuan guru honorer tersebut mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Mereka mendesak diusut terkait dana DBH tersebut.





Ketua FWBLB Ahmad Muslimin mengatakan, Kejati harus mengusut tuntas diduga adanya penahanan dana bagi hasil oleh Pemprov itu. “Dana bagi hasil yang saat ini masih belum dibayarkan harus diusut tuntas,” katanya, Senin (21/1).

Menurutnya, DBH tersebut selain sumber pembangunan kota Bandarlampung, juga untuk membiayai insentif guru honorer, tunjangan kinerja pegawai, bantuan pesantren, insentif RT dan guru ngaji Kota Bandarlampung.

Baca Juga:   Tiga Parpol Dominasi Perombakan SDM di AKD

“Kami juga meminta BPKP untuk mengaudit dana bagi hasil yang belum dibayarkan oleh Pemprov Lampung,” jelasnya. Pantauan sampai pukul 10.47 WIB pagi ini, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan tertib. (adm/gus)