Rindu Keluarga, Napi Lapas Metro Nekat Kabur


Kepala Lapas Kelas IIA Kota Metro, Ismono. Foto Prima Imansyah/radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Tak kuat menahan rindu dengan keluarga membuat seorang Narapidana (Napi) kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Kota Metro. Namun, hanya dalam kurun waktu satu jam petugas lapas di bantu Polisi berhasil membekuk napi tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIA Kota Metro Ismono mengatakan, kaburnya seorang napi tersebut terjadi pada Senin (26/8) sekitar pukul 18.15 WIB. “Ya napi itu lari dengan memanjat tower air, kemudian naik ke atap genting dan menyebrang dangan melompati kabel kawat,” kata Ismono, Selasa (27/8).





Saat berada di atap, sambungnya, ada petugas yang melihat lalu dilakukan pengejaran karena sempat keluar wilayah Lapas. “Dalam waktu satu jam kita amankan kembali napi itu dari sebuah rumah di daerah Metro Timur,” ujarnya.

Napi yang kabur tersebut diketahui bernama Rizki Kurniawan. Menurut Ismono, terpidana tiga tahun penjara tersebut menderita luka cedera akibat aksi pelariannya gagalnya.”Pelaku sudah menjalani masa hukuman 1,5 tahun. Dia cedera karena melarikan diri melompat dari pagar setinggi tiga meter,” tandasnya.

Saat di tangkap dan dilakukan interogasi, Rizki mengaku nekat kabur dari penjara lantaran rindu berkumpul dengan keluarga. “Padahal narapidana ini sudah hampir setiap hari dikunjungi oleh keluarganya,” pungkas Ismono. (Pip/kyd)