Riuh di Medsos Isu Money Politic, Bawaslu Metro Lakukan Patroli

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID- Hadapi masa tenang sebelum pencoblosan Pilwakot Metro 9 Desember mendatang, media sosial diriuhkan dengan status-status soal politik uang.

Menanggapi hal tersebut, Hendro Edi Saputo anggota Bawaslu Kota Metro meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh. Termasuk dengan ajakan memilih calon dengan imbalan uang.

“Tagline seperti itu terlepas dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab atau apa, saya harap masyarakat tidak mudah terpengaruh. Jangam cuma menyebar isu ada yang mau nebar Rp200 atau Rp 300 ribu, jangan hanya bicara buktikan dan laporkan,” seru Hendro, Minggu (6/12).

Memasuki masa tenang mulai Minggu (6/12) tentunya menurut Hendro, pihaknya tengah melakukan patroli dari tingkat bawah, Panwascam hingga Bawaslu untuk menjaga dan mencegah adanya money politic.

“Kita kerahkan semua sampai malam sebelum pencoblosan. Untuk hari H kita fokuskan ke pengawasan tempat pemungutan suara,” ucapnya.

Sampai saat ini, pihaknya sendiri belum mendapat atau menemukan perihal money politic. Namun, pihaknya mengajak semua pihak untuk menjaga proses demokrasi di Kota Metro jangan sampai rusak karena money politic.

“Soal money politic baru isu-isu saja. Isunya ada yang bilang kesaya sudah banyak yang nyebar dan dimana Bawaslu. Saya katakan Bawaslu selalu ada kalau di informasikan silahkan, nanti kita turun,” ujarnya.

Metro sendiri dibenarkan Hendro terkenal dengan isu money politic. Namun dirinya mengajak bersama-sama merubah hal tersebut. “Mari sama-sama kita berperan. Kalau ada LO atau calon bagi-bagi segera laporkan. Karena yang menerima dan pemberi ada pasal yang menjerat,” ucapnya. (pip/wdi)



  • Bagikan



Kasus Covid-19 Kembali Merangkak Naik Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta