Rotasi Kepala OPD di Pemkab Pesawaran Bisa Terjadi Karena Hal Ini

  • Bagikan
ilustrasi dok kepahiangkab.go.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Hasil rekomendasi asesesor terhadap pelaksanaan uji komptensi (Ukom) bagi 33 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintah daerah Pesawaran berpotensi terjadinya rotasi jabatan kepala OPD.

“Ada 33 kepala OPD yang mengikuti uji komptensi. Pelaksanaan ujian sendiri tertulis, wawancara dan psikotes. Dan memang ada penelusuran minat bagi kepala OPD yang sudah menjabat lima tahun, biasanya asesor merekomendasi untuk bergeser atau rotasi,”ungkap Sekretaris Daerah Pesawaran Kesuma Dewangsa, Minggu (13/6)

Lantas bagaimana jika hasil penilaian uji kompetensi nilai yang dicapai peserta Ukom dibawah standar bisa berpotensi nonjob ? Diakui Kesuma Dewangsa, hal itu sangat mungkin terjadi jika peserta tersebut dinyatakan tidak kompeten dalam menjalankan tupoksi menyukseskan visi misi Bupati dan wakil bupati pesawaran.

Baca Juga:   Alhamdulillah, Jalan ke Ponpes Daarul Ulum Dibuka

“Kalau nilainya dibawah standar dan tidak komptensi bisa mungkin terjadi (non job). Tapi sangat kecil kemungkinan itu terjadi,” jelasnya.

Dijelaskan, para peserta Ukom diwajibkan membuat dan mempresentasikan makalah dan indikator kinerja utama (IKU) pada setiap OPD yang mereka pimpin dihadapan asesesor. Dimana jika hasil secara umum dinyatakan tidak kompeten, maka jabatan suatu OPD akan kosong dan digantikan dengan pelaksana tugas

“Kalau kosong jabatannya, maka akan dilelang kemudian. Dan juga Ukom ini sebagai parameter untuk menguji kemampuan kepala dinas dalam manajerial dinas yang dipimpinnya. Untuk hasil penilaian nanti akan disampaikan asesesor ke Pejabat Pembina Kepegawaian dan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),”pungkasnya (ozi/wdi)




  • Bagikan