Rp23 Miliar untuk Penanganan Jalan Simpang Seranggas-Hanakau

  • Bagikan
Rp23 Miliar untuk Penanganan Jalan Simpang Seranggas-Hanakau
Kondisi jalan Liwa-Seranggas-Hanakau yang rusak akan ditangani tahun ini. Kegiatan berupa pengaspalan ulang dan perbaikan talud serta drainase. FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Penanganan ruas Jalan Gajah Mada (penghubung Pasar Liwa-Seranggas-Hanakau) akan dilakukan tahun ini.

Pembangunannya bersumber dari APBD Lambar melalui dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).



Total anggaran mencapai Rp23 miliar, dengan panjang jalan yang ditangani 5,9 kilometer,. Mulai dari Simpang Seranggas (Indomaret), Kelurahan Pasar Liwa hingga Tugu Tani di Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau.

Baca Juga:   Longsor di Waytenong, Jalan Kabupaten Putus

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lambar Robert Putra mengungkapkan, penanganan berupa overlay (pengaspalan ulang), dikerjakan oleh PT Tirta Wandira Utama, selaku pemenang tander yang dilaksanakan akhir tahun 2021. Kontrak pekerjaan mulai Desember 2021 hingga Mei 2022.

Baca Juga:   Rp302 Juta untuk Penanganan Stunting di Pesbar

“Selain pengaspalan ulang, juga perbaikan talud dan drainase. Untuk pengaspalan, akan dilakukan pelebaran. Sebelumnya empat meter, nanti akan ditambah satu meter,” kata Robert mewakili Kepala DPUR Lambar Sudarto, Selasa (11/1).

Robert mengungkapkan, mengingat Muatan Sumbu Terberat (MST) ruas jalan tersebut hanya diperkenankan untuk kendaraan dengan tonase maksimal delapan ton, pihaknya mengimbau kendaraan yang melebihi tonase untuk tidak melintas.

Baca Juga:   Longsor di Waytenong, Jalan Kabupaten Putus

“Keberadaan jalan tersebut sangat strategis sebagai jalan pintas. Namun tentunya perlu kesadaran dari masyarakat. Untuk kendaraan yang bertonase di atas delapan ton, kami berharap tidak melintas di jalan tersebut,” tegasnya. (nop/ais)






  • Bagikan