RS Darurat Asrama Haji Rajabasa Siap Digunakan Pekan Depan

  • Bagikan
Fasilitas kamar gedung baru Asrama Haji, Rajabasa, Bandarlampung, Selasa (3/8). Diketahui Asrama Haji Rajabasa rencananya dalam waktu dekat akan di ubah menjadi rumah sakit darurat penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung. Rencananya gedung baru bernama Gedung Multazam yang akan digunakan. Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Rencana menjadikan Asrama Haji Rajabasa menjadi lokasi isolasi pasien konfirmasi Covid-19 terus bergulir. Sejak bergulirnya waktu pada 29 Juli lalu, hari ini dijadwalkan tim kerja mulai datang.

Hal ini diungkapkan Dr. dr. Fathema Djan Rachmat, Sp.B, Sp. BTKV (K), MPH sebagai Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC. “iya hari ini mulai datang pekerjanya, sekitar 150 orang. Untuk alat kesehatan nya akan datang dalam beberapa hari kedepan,” ungkap dr. Fathema, Senin (3/8) melalui sambungan telfon seluler nya.


Dia berharap proses pelaksanaan untuk menjadikan Asrama Haji menjadi rumah sakit darurat Covid-19 segera terlaksana. Jika diinginkan cepat tidak menutup kemungkinan akan menambah tenaga kerja pembangunan rumah sakit tersebut.

Rencananya, rumah sakit darurat Covid-19 itu bisa mulai digunakan pekan depan. Bisa mulai digunakan setelah peresmian. Kalau di jadwalkan peresmiannya pada Minggu (8/8),” tambahnya.

Baca Juga:   Dapat 4 Medali, Kick Boxing Lampung Masuk 3 Besar

Sementara alat kesehatan rencananya mulai datang beberapa hari kedepan. Seperti ventilator, HFNC (High Flow Nassal Cannual), tempat tidur. “Dalam beberapa hari kedepan ini akan sampai,” lanjutnya.

Sebelumnya, diketahui Kementerian BUMN akan membantu menjadikan asrama Haji Rajabasa dalam waktu 10 hari kedepan guna menjadikan Wisma Haji Rajabasa menjadi rumah sakit darurat Covid-19. Hal ini disampaikan Dr. dr. Fathema Djan Rachmat, Sp.B, Sp. BTKV (K), MPH menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC yang turut hadir dalam serah terima 15,08 ton oksigen dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sinarmas dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Kamis (29/7).

“Tadi kami berdiskusi, dan menghasilkan kesepakatan penambahan 200 tempat tidur untuk Lampung yang akan di buka di Wisma Haji sebagai rumah sakit darurat. mengenai rumah sakit darurat, memang BUMN yang akan membantu. Rumah sakit darurat ini masih dibutuhkan. Maka nantinya kita yang ikut merekrut para perawat, mengoperasikan rumah sakit, mendatangkan alat kedokteran, seperti ventilator dan lainnya untuk mendukung High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU) seperti ventilator invasif dan ventilator non invasif,” ungkap dr. Fathema.

Baca Juga:   Tega ! Bayi Malang Ini Dibuang ke Sumur Tua

Dia menambahkan, untuk bantuan ini rencananya akan dirampungkan selama 10 hari kedepan. “Jadi akan kita siapkan 10 hari kedepan, di mana 200 tempat tidur nantinya akan ada fasilitas itu ada ICU, HCU, untuk menderita Covid-19 dengan gejala sedang, berat dan kritikal dan merawat yang ringan dan sedang juga. Total tempat tidurnya tersedia 200, namun bisa lebih. mudah-mudahan upaya yang dilakukan gubernur dan meneteri BUMN bisa meningkatkan ketahanan Lampung dan pengendalian Covid-19,” lanjutnya. (rma/wdi)




  • Bagikan