RS Tambal Sulam Utang

  • Bagikan

Tunggu Klaim BPJS Kesehatan Cair

radarlampung.co.id – Persoalan dana yang membelit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan turut berimbas ke Provinsi Lampung. Klaim rumah sakit kepada BPJS Kesehatan masih belum terbayarkan.


Di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM), klaim pembayaran bulan Juli dan Agustus yang belum terbayar menembus angka Rp22 miliar. Begitu juga di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandarlampung, jumlah klaim yang belum terbayarkan mencapai Rp2 miliar.

Humas RSUDAM Ahmad Safri menyatakan, pihaknya masih menunggu pembayaran dari BPJS Kesehatan. Dari total tagihan itu, kata Safri, 42 persen merupakan jasa pelayanan. Sisanya klaim biaya obat, akomodasi, dan lainnya. ’’Semua di dalam klaim Rp22 miliar tersebut,” ujarnya di RSUDAM kemarin.

Baca Juga:   Jelang Nataru, Pos Penyekatan Kembali Diaktifkan
Ilustrasi/Edwin/Radar Lampung

Diakui Safri, imbasnya RSUDAM terlambat membayarkan insentif untuk tenaga medis. Tetapi, pihaknya tidak akan mengurangi pelayanan kepada pasien pengguna BPJS Kesehatan.

’’Semua dilayani seperti biasa tanpa mengurangi obat atau lainnya,” kata dia.

Solusinya, lanjut Safri, RSUDAM berutang obat ke pihak supplier dan nantinya obat-obatan yang diambil itu dibayar ketika klaim BPJS cair.

’’Ya bisa dibilang kita tambal sulam. BPJS masih berutang ke kita. Kita pun berutang seperti ke supplier obat. Kemudian insentif untuk perawat maupun dokter,” sebutnya.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan