RSUD ZAPA Diproyeksikan jadi Tempat Rehab Pencandu Narkoba

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID- Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., mengikuti Rapat Kerja Implementasi Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) BNN Kabupaten Way Kanan, Kamis (7/10).

Pada kesempatan itu Adipati menekankan program terkait pencegahan narkoba harus selalu berjalan.”Ketika kita membicarakan mengenai program pencegahan narkoba, tentunya harus terus berjalan dan tidak boleh berhenti,” jelasnya.


Dirinya juga meminta untuk semua instansi yang ada di Way Kanan untuk memikirkan cara agar suatu Kampung bisa menjadi Kampung yang tangguh dalam segala hal.

“Sekarang kita harus berpikir bagaimana caranya suatu Kampung bisa menjadi tangguh secara ekonomi, pendidikan, sosial, dan terbebas dari Narkoba. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama dari banyak Instansi yang ada,” ujarnya.

Baca Juga:   bank bjb Terus Bergerak Positif Hingga Triwulan 3 2021

Adipati juga berharap Rumah Sakit Zainal Pagar Alam bisa menjadi tempat rehabilitasi bagi para pengguna narkoba.

“Walaupun belum bisa seutuhnya, paling tidak kita bisa memulainya dari sekarang. Jadi setidaknya di Tahun 2022 nanti, Rumah Sakit Zapa sudah memiliki tempat rehabilitasi bagi pengguna narkoba,” tegas Adipati.

Kepala BNN Way Kanan Dwi Nurmawaty, S.H., mengajak warga untuk tidak membedakan – bedakan atau mengucilkan mantan penguna Narkoba yang telah sembuh dan terbebas dari narkoba.

“Mantan pengguna Narkoba pastinya memiliki pemikiran bahwa mereka akan dikucilkan ketika mereka sembuh dan kembali ke Masyarakat. Untuk itulah, saya berharap warga tidak membeda – bedakan mereka atau mengucilkan mereka. Itu agar mereka kembali bersemangat dan tidak kembali menggunakan Narkoba,” tutup Dwi. (sah/wdi)




  • Bagikan