Rudy Fokus Matangkan Formasi 4-3-3

  • Bagikan
BLFC saat melawan Persekat Tegal. Foto BLFC
BLFC saat melawan Persekat Tegal. Foto BLFC

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badak Lampung FC tidak mampu meraih hasil maksimal saat bertemu dengan Persekat Tegal, kemarin (1/11). Dalam pertandingan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Badak Lampung berbagi skor 1-1.

Tegal mampu unggul sementara melalui Moniega setelah berhasil memanfaatkan bola rebund dari kipper Badak Lampung, Guntur Egi di menit 35.


Laskar Saburai –julukan Badak Lampung FC– kemudian mengejar ketertinggalan melalui Sandrian Tuslin di menit ke 41. Januar Eka Ramadhan yang dilanggar di dalam kotak penalti dimanfaatkan Badak Lampung untuk mencetak gol.

Sandrian yang menjadi eksekutor mampu menciptakan gol dari titik putih. Di babak kedua, baik Tegal maupun Badak Lampung saling jual beli serangan meski hujan deras mewarnai pertandingan.

Di babak kedua, meski unggul jumlah pemain Badak Lampung tidak mampu memanfaatkan situasi tersebut. Moniega diusir wasit lantaran mendapat kartu merah akibat tekel keras kepada Aswandanu Bagas Wicaksono.

Walhasil Persekat Tegal harus bermain dengan 10 pemain.  Hingga peluit wasit ditiup, Laskar Saburai tidak mampu menambah jumlah gol.

Pelatih Badak Lampung FC, Rudy William Keltjes mengaku kecewa lantaran anak asuhnya tidak mampu menang. Ia mengakui, permainan selama 90 menit itu tidak sesuai dengan skema yang ia minta. Para pemain banyak kehilangan bola dan salah umpan.

“Saya kecewa tadi (kemarin) bermain tidak sesuai skema, mereka bermain hanya dengan motivasi. Bola cepat hilang dan direbut. Padahal skema yang ada tidak begitu,” ungkap Rudy saat sesi konfrensi pers.

Namun, Rudy mengapresiasi skuadnya karena memiliki motivasi tak ingin kalah. “Saya senang mereka berjuang untuk tidak kalah. Satu poin cukup,” bebernya.

Ditanya terkait empat sisa pertandingan, mantan Pelatih Persebaya Surabaya ini mengaku akan fokus membenahi permainan tim.

“Sudah ada dipikiran saya apa yang akan saya buat. Mulai besok sudah jelas. Ke depan, anak-anak bermain menyerang dan bertahan harus bagus. 3 hari latihan saya manfaatkan untuk mengatur skema. Dan formasi 4-3-3 akan saya matangkan dan harus berjalan sesuai rencana. Main bola harus dengan kaki ke kaki. Dan mereka harus berjalan dengan sesuai tugas masing-masing,” tandasnya. (nca/nca)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan