Ruko Penjual Alat Kesehatan Terbakar, Asal Api Belum Diketahui

  • Bagikan
Ruko tempat penjualan alat kesehatan yang terbakar di Jl. Kedaton, Bandarlampung, pada Rabu (1/12) malam. FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebuah rumah toko (ruko) yang dijadikan tempat penjual alat-alat kesehatan. Yang berada di Jl. Teuku Umar, No 7D, Kedaton, Bandarlampung, dilalap si jago merah, pada Rabu (1/12) malam.

Salah satu saksi bernama Roni (35) salah satu anak karyawan ruko tersebut, bahwa peristiwa kebakaran itu menjelaskan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Dimana sebelum salat magrib.



“Ya kejadiannya memang cepat banget. Api muncul awalnya di lantai tiga ruko. Posisinya api tidak menyambar ke depan tapi ke belakang (ruko),” katanya.

Melihat api yang begitu cepat menyambar, dengan sigap dirinya dengan beberapa karyawan ruko langsung mencoba memadamkannya. “Ya madaminnya juga dengan alat seadanya. Seketemunya aja. Tapi enggak lama itu datang pemadam kebakaran (damkar),” kata dia.

Sementara itu, Syamsudin selaku pemilik ruko menjelaskan, saat itu dirinya sedang berada di rumah yang tak jauh dari tempat usahanya tersebut. “Ya saya masih dirumah. Saat itu kan memang ruko kosong posisinya (karyawan) pada mau salat magrib. Nah tetangga (ruko) nelpon ngasih tahu kalau ada kebakaran,” katanya.

Mendapat telepon dari tetangganya itu, dirinya pun langsung bergegas dan membuka ruko. Ketika itu dirinya pun melihat api berada di lantai tiga ruko. “Posisi asal api itu di belakang. Tepat ditempat tumpukan kardus,” kata dia.

Ditanya apa penyebab dari peristiwa kebakaran itu, Syamsudin pun belum bisa menjelaskannya secara detil. “Ya tapi dugaan bukan dari konsleting listrik. Karena terminal listrik mati. Jadi benar-benar (ruko) nya kosong. Karena kan kami tutup pukul 17.00 WIB,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Pleton BPBD Kota Bandarlampung Ipan menjelaskan, bahwa awal pertama mereka mendapatkan laporan kebakaran itu sekitar pukul 17.45. “Kita langsung meluncur ke tempat peristiwa kebakaran. Ya kita lihat api cukup besar ketika dilihat dari luar,” katanya.

Beruntung kata dia, atas peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Dan ditanya apa penyebab dari peristiwa kebakaran ini, dirinya pun belum mengetahuinya. “Untuk kerugiannya pun kami belum tahu taksirannya. Kami juga mengerahkan sekitar 20 personel. Dan mendatangkan dua unit mobil pemadam kebakaran,” ungkapnya. (ang)






  • Bagikan