Rumah di Langkapura, Jadi Sasaran Aksi Percobaan Pencurian

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sebuah rumah di jl. Purnawirawan I gg. Sentosa, Langkapura Baru, Langkapura, Bandarlampung menjadi sasaran aksi percobaan pencurian, Rabu (19/5) dini hari.

Wahyu Perdana Saputera (32), pemilik rumah mengaku pertama kali mengetahui hal tersebut dari tetangga sebelah rumah.


“Awalnya saya ngga tau kalau ada (percobaan, red) pencurian itu, tapi tetangga saya nelpon saya. Saya juga agak curiga, tumben (tetangganya) nelpon. Namanya kita bertetangga, ngga biasa-biasanya nelpon,” kata dia.

Saat itu, Ridwan yang merupakan tetangga Wahyu menelpon lantaran curiga saat melihat ada empat orang asing terlihat mondar-mandir di depan rumah korban.

“Beliau (Ridwan, red) bilang “Yu itu saudara kamu, bukan? Ada di luar empat orang.” Kemudian saya bilang saya tidak punya saudara bertamu subuh-subuh gini,” katanya seraya menirukan.

Baca Juga:   Perkara Benih Jagung, Mantan Pejabat Pemprov Lampung Dilimpahkan ke Kejari

Wahyu yang panik, kemudian langsung mengecek keluar rumah. Namun, keempat orang yang dimaksud ternyata sudah pergi. “Kemudian saya cek di cctv, ternyata benar sekitar 5.05 wib ada empat orang yang nyoba buka gembok (pagar, red),” katanya.

Berdasarkan rekaman cctv tersebut memperlihatkan, empat orang yang tidak dikenal tersebut datang dengan mengendarai dua sepeda motor tanpa plat kendaraan. Mereka kemudian berhenti di depan pagar rumah korban.

Salah satu pelaku kemudian turun dari motor dan langsung menuju gerbang masuk. Terlihat, pelaku juga tengah berusaha merusak gembok pagar rumah korban. Sementara, pelaku lainnya mengawasi situasi sekitar.

Beruntung, aksi keempat orang tersebut terhenti saat beberapa warga yang baru selesai menunaikan sholat subuh melintas di depan rumah korban.

Baca Juga:   Tok ! Dukun Cabul Divonis 10 Tahun Penjara

Wahyu mengatakan, ini merupakan percobaan pencurian kedua yang dialami olehnya. Sebelumnya, kediaman Wahyu juga pernah didatangi oleh dua orang tidak dikenal yang berusaha membobol kunci pagar rumahnya.

Beruntung, pelaku tidak sempat mengambil apapun lantaran aksinya terpergok oleh warga sekitar. “Kejadiannya sekitar bulan 11 tahun lalu. Ada dua orang, tapi kemudian gagal. Makannya saya langsung pasang cctv,” tandasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan