Rumah Kosong di Natar Habis Dilahap Si Jago Merah

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebuah rumah kosong yang terletak di Jl. Lintas Sumatera, tepatnya disamping Dealer Suzuki Persada Lampung Raya, hampir habis dilahap si Jago Merah, pada Selasa (28/9).

Nursadi (43) salah satu warga sekitar menjelaskan, dirinya mengetahui pertama kali terjadinya peristiwa kebakaran itu sekitar pukul 18.30 WIB. Dimana pada saat itu api tiba-tiba berkobar hebat.


“Ya ketika kejadian awal setelah habis Shalat Magrib lah. Tiba-tiba saja api langsung melahap atap rumah kosong itu,” katanya.

Ketika melihat api yang begitu besar, dirinya pun bersama dengan petugas keamanan dealer langsung bergegas melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

“Ya kita seadanya berusaha memadamkan api yang begitu besar tadi. Jadi dengan sigap kami mengambil selang air,” kata dia.

Baca Juga:   Pantau Gajah Liar, Warga Bangun Rumah Pohon

Menurutnya, ada sekitar satu jam mereka berusaha memadamkan api tersebut. “Sempat keamanan dari dealer mencoba membawa apar (alat pemadam kebakaran) untuk meminimalisir kebakaran yang terjadi,” jelasnya.

“Tetapi dengan cepat api langsung menyambar besar sekali. Kejadiannya pun sangat cepat. Enggak lama kami berusaha untuk memadamkannya pihak dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) pun datang,” tambahnya.

Sementara itu, Komanda Pleton (Danton) dari unit Pemadam Kebakaran Posko Natar Okta menjelaskan, bahwa pihaknya menurunkan delapan personel untuk memadamkan api yang melahap rumah kosong itu.

“Kami mengerahkan dua unit mobil pemadam. Dan juga dibantu oleh relawan dari pemadam kebakaran ada lima orang,” katanya.

Menurut Okta, proses melakukan pemadaman ini pun sekitar setengah jam. Dengan proses pendinginan bekas kebakaran sekitar satu jam. “Memang rumah ini menurut dari informasi bahwa sudah sekitar tiga sampai empat tahun kosong,” kata dia.

Baca Juga:   Berkas Korupsi Jl. Ir Sutami Telah Diserahkan ke BPK RI

Ditanya dari mana asal api tersebut, Okta pun menduga dari arus pendek listrik. Yang dimana masih tersambung kerumah tersebut. “Untuk estimasi kerugian pun kami belum bisa memperkirakan,” pungkasnya. (ang/wdi)




  • Bagikan