Rush Pecah Ban di JTTS, 3 Penumpang Tewas 6 Luka-luka

  • Bagikan
Lakalantas tol
Sebuah minibus mengalami lakalantas di JTTS ruas Terbanggibesar-Pematangpanggang-Kayuagung (Terpeka) KM 182+600 A. Foto Dok. Warga

Radarlampung.co.id – Tiga orang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan lalulintas tunggal di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggibesar-Pematangpanggang-Kayuagung (Terpeka) KM 182+600 A, Menggala, Kamis (16/9) pagi.

Kasat Lantas Polres Tulangbawang AKP Suhardo kepada Radarlampung.co.id menjelaskan, lakalantas tunggal tersebut terjadi akibat pecah ban.


Kendaraan minibus Toyota Rush B 1043 CFK yang dikemudikan Subandrio (51) warga Kampung Waru, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang tersebut oleng dan terguling pasca mengalami pecah ban.

Akibat peristiwa itu, tiga penumpang meninggal dunia di lokasi. Ketiganya yakni sopir minibus Subandrio dan Suci Puji Lestari (19) yang sama-sama warga Tangerang. Kemudian Keisha Anindia Putri (6) warga Purwosari, Natar, Lampung Selatan.

Baca Juga:   Soal Dugaan Pelajar Diminta Lepas Jilbab untuk Foto, Disdik Lamteng Akan Klarifikasi

Sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Mereka adalah Zaenal Abidin (42), Adifa (3), dan Endarwati (45), warga Perum Graha Rajek, Kecamatan Rajek, Tangerang.

Kemudian Herlina (38) dan Sunarno (43), warga Purwosari, Natar, Lampung Selatan, dan Sri Murni (51) warga Kampung Waru, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang.

“Awalnya minibus berjalan dari arah Bandarlampung menuju Palembang. Saat melewati jalan lurus mengalami pecah ban kanan depan, lalu kendaraan lepas kendali (out off control) sehingga menabrak pembatas jalan lalu terguling,” jelas AKP Suhardo, Kamis (16/9).

Kasat Lantas mengungkapkan, akibat peristiwa ini kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta. (nal/sur)




  • Bagikan