Sabar, Pembangunan Bendungan Wayharu Prioritas Tahun Depan

  • Bagikan
ANSARI
ANSARI

radarlampung.co.id – Penanganan bendungan Wayharu di Kecamatan  Bandarnegeri Suoh (BNS), Lampung Barat yang jebol Februari lalu, belum bisa dilakukan tahun ini. Meski begitu, pemkab berusaha melakukan langkah-langkah antisipasi agar areal persawahan yang luasnya mencapai ratusan hektare di kecamatan itu tetap bisa mendapat pasokan air. Yakni menggunakan dana tanggap darurat sistem pemasangan pipa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Barat Ansari mengatakan, penanganan bendungan Wayharu telah diusulkan ke pemerintah pusat. Sebab pembangunan kembali bendungan masih membutuhkan waktu.


”Agar ratusan hektare areal persawahan di wilayah itu tetap bisa ditanami, maka kita memasang pipa menggunakan dana kedaruratan. Namun kita terkendala dengan areal sawah yang letaknya lebih tinggi. Itu tidak bisa dialiri air,” kata Ansari, Senin (18/3).

Karena itu, Dinas PUPR berharap kepada petani di wilayah itu untuk bersabar. Pemkab Lambar akan menjadikan pembangunan kembali bendungan Wayharu sebagai prioritas untuk tahun anggaran mendatang. Baik bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) maupun APBD Lambar.

Diketahui, jebolnya bendungan Wayharu di Pekon Bandaragung, Kecamatan Suoh menyebabkan pemukiman dan sawah terendam. Tim Pemkab Lambar yang turun lapangan mendata sekitar 51 hektare sawah gagal panen. Kemudian 120 hektare terancam. Peristiwa itu sudah dilaporkan ke Kementerian Pertanian. Kemungkinan ke depan sawah akan ditanam padi gogo dan jagung. (nop/ais)




  • Bagikan