Sabu 6 Kg dan 1.300 Ekstasi Ternyata Jaringan Baru


radarlampung.co.id – Dari 12 jaringan narkoba yang sedang digulung Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, ternyata ada jaringan baru. Jaringan baru inilah yang mengedarkan 6 kg sabu dan 1.300 butir ekstasi dengan dua tersangka diantaranya ditindak tegas BNNP.

Kepala BNNP Lampung, Brigjen Tagam Sinaga melalui Kasi Intel BNN Provinsi Lampung Richard Tobing mengatakan, enam kilogram sabu yang digagalkan BNN Provinsi Lampung ini, adalah jaringan baru. Hanya katanya, pengendalinya saja yang sama berasal dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).





“Enam kilogram sabu yang kita gagalkan dari dua kurir kemarin adalah jaringan baru. Cuma untuk pengendaliannya saja yang sama yakni dari Lapas,” ungkapnya kepada radarlampung.co.id, Jumat (13/4) malam.

Lanjut Richard, selain membongkar jaringan sabu yang baru, pihaknya juga telah membongkar jaringan baru berupa jaringan ekstasi. Ekstasi sebanyak 1.300 butir itu, katanya, juga dikendalikan dari dalam Lapas.

“Inilah yang sedang kami ungkap. Karena narapidana (napi)-nya bisa dibilang cukup lihai. Saat kami datangi barang bukti yang kami cari tidak ada,” ujarnya.

Sebelumnya, BNNP Lampung, menggagalkan transaksi pengiriman narkotika jenis sabu jaringan Palembang-Lampung.

Dari sabu sebanyak enam kilogram itu, petugas BNNP Provinsi Lampung, juga menangkap empat tersangka dua diantaranya ditembak mati lantaran melawan saat hendak ditangkap.

Selain menggagalkan sabu, BNN Provinsi Lampung juga telah menggalkan pengiriman sebanyak 1.300 ekstasi. Dari ekstasi itu, turut ditangkap juga tiga tersangka. (adm/gus)