Sadar Jadi Penyebab Kemacetan, Tapi Tetap Berjualan

  • Bagikan
Pedagang buah berjualan di sepanjang Jalan Merdeka Kotaagung, Tanggamus. Keberadaan mereka menjadi salah penyebab kemacetan di lokasi tersebut. FOTO ZEPTA HARYADI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Pedagang buah berjualan di sepanjang Jalan Merdeka Kotaagung, Tanggamus. Keberadaan mereka menjadi salah penyebab kemacetan di lokasi tersebut. FOTO ZEPTA HARYADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Meski menjadi salah satu penyebab macet, pedagang buah tetap berjualan di sepanjang Jalan Merdeka Kotaagung, Tanggamus. Mereka menggelar lapak hingga badan jalan. Bahkan ada yang menggunakan gerobak atau mobil terbuka.

Salah seorang warga, Rohmani mengaku keberadaan pedagang buah tersebut menyebabkan lalu lintas terhambat. Karena itu, harus ada penertiban dari pihak terkait. ”Badan jalan sudah dijadikan tempat berjualan. Ini harus ditertibkan,” tegasnya.

Rohmani melanjutkan, di lokasi itu memang sering terjadi kemacetan. Selain pedagang, angkutan kota juga kerap ngetem. ”Hampir setiap hari semrawut. Salah satunya, karena ada pedagang di sana,” cetusnya.

Sementara, Winda, salah seorang pedagang mengatakan, ia menyadari berjualan di daerah itu menjadi salah satu penyebab kemacetan. Namun karena banyak yang memanfaatkan lokasi itu, akhirnya ia ikut berjualan.

”Sebenarnya salah jualan di sini. Tidak boleh. Tapi karena banyak teman yang jualan, ya saya ikutan saja. Mau gimana. Nyewa ruko, mahal. Pembeli juga ramai. Kami juga belum ada yang menegur. Hanya ada bayaran untuk kebersihan,” kata Winda.

Ia juga mengaku tetap patuh jika ditertibkan. Namun dengan catatan, semua pedagang di daerah itu harus ditata. “Kalau saya aja yang ditertibkan, sedangkan yang lain tidak, ya bebantahan dulu. Tapi mudah-mudahan tidak lah,” pungkasnya. (zep/ehl/ais)




  • Bagikan